Penyebab air sumur berwarna cokelat

Penyebab air sumur berwarna cokelat dan cara mengatasinya

Air sumur atau biasa disebut dengan air tanah adalah salah satu sumber air bersih yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan sehari – hari. Penggunaan air sumur ini sangat beragam, mulai dari kebutuhan sanitasi sampai air minum sehari – hari.

Namun, penting untuk Anda ketahui jika terdapat bahaya yang mengintai Anda jika kualitas air sumur tidak diperhatikan. Kondisi air yang buruk akan berpotensi sebagai sarang bakteri dan kuman. Misalnya, bakteri tertentu yang bisa mengakibatkan berbagai jenis penyakit, contohnya penyakit diare.

Ciri – ciri air sumur yang sehat dan aman

Penting untuk Anda memiliki kualitas air sumur yang baik di rumah. Di samping asupan nutrisi yang baik, sanitasi yang baik juga bisa mengoptimalkan tumbuh kembang seorang anak. Berikut terdapat beberapa ciri – ciri air sumur yang sehat dan aman untuk digunakan di rumah.

  1. Kejernihan air

Ciri pertama yang perlu Anda tahu yaitu kejernihan air. Jika air sumur terlihat keruh, maka bisa dipastikan jika air tersebut sudah terkontaminasi oleh lumpur dan sudah tidak layak untuk dipakai, khususnya sebagai air minum.

Meskipun demikian, air yang terlihat jernih ini belum pasti bersih dan layak dipakai. Akan tetapi, hal tersebut bisa digunakan sebagai langkah pertama dalam menilai kualitas air sumur.

  1. Air tidak berwarna

Pada kebanyakan kasus, terdapat air sumur yang mempunyai warna hijau atau kuning. Kondisi tersebut lebih parah dibandingkan dengan air keruh dan sangat berbahaya bagi Kesehatan tubuh.

Biasanya, warna air ini sendiri dipengaruhi oleh kandungan unsur yang terdapat di dalam tanah. Anda bisa mendeteksi hal tersebut dengan meletakan jarum ataupun batu di dasar bak penampungan air. Jika tampak dari atas, maka air itu tidak layak untuk digunakan sehari – hari.

  1. Memiliki rasa tawar

Sesudah Anda memastikan air sumur terlihat jernih dan juga tidak berwarna, maka cara berikutnya untuk mengetahui air sumur yang sehat dan aman yaitu dengan mencicipi rasa air sedikit saja. Seperti air minum, air sumur yang bagus biasanya akan terasa tawar ketika dicicipi rasanya. Jika air sumur Anda mempunyai rasa aneh ketika dicicipi, maka bisa dipastikan jika air tersebut sudah tercemar oleh unsur polutan dan berbahaya untuk dipakai dalam jangka waktu yang lama.

  1. Memiliki derajat keasaman atau pH netral

Ciri – ciri air sumur yang sehat dan aman selanjutnya yaitu mempunyai tingkat keasaman atau ph. Air sumur yang baik dan aman dipakai wajib mempunyai ph netral dengan berkisar antara 6,8 sampai 7,2 untuk bak penampungan yang kecil dan berkisar antara 6,5 sampai 7,5 untuk bak penampungan yang besar.

Air sumur dengan tingkat keasaman yang lebih tinggi maupun lebih rendah akan beresiko memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan. Oleh sebab itu, perlunya untuk memastikan air sumur di rumah Anda mempunyai ph netral sebelum dipakai.

  1. Bebas dari zat kimia berbahaya

Pencemaran bahan kimia seringkali terjadi pada sumber air sumur, khususnya bila berada di sekitar daerah industri dan perkotaan. Hal ini dikarenakan oleh limbah pabrik yang kerap kali dibuang tanpa melakukan pengolahan secara lebih lanjut.

Air sumur yang tercemar bahan kimia, misalnya arsenik, merkuri, timah, dan amonia sangat berbahaya bila dipakai oleh manusia. Supaya Anda bisa memastikan air sumur di rumah Anda terbebas oleh bahan kimia yang berbahaya, maka pakailah water test kit yang dapat secara mudah Anda jumpai di pasaran.Continue reading