Jangan jongkok di toilet duduk ini alasannya dari sisi kesehatan
Tidak semua orang terbiasa dengan cara penggunaan kloset duduk. Apalagi jika sedari kecil Anda sudah terbiasa memakai WC jongkok untuk buang air besar. Tetapi biar bagaimanapun, jangan tiru kebiasaan buruk ‘mencampur’ cara pakai toilet dengan jongkok di toilet duduk. Kalau ngeyel, hasilnya bisa seperti pria asal Kota Hefei, Provinsi Anhui, China ini.
Pria tak disebut namanya itu memakai toilet di Bandara Xingqiao, sebelum naik pesawat tujuan Qunming. Barangkali kesulitan buang air besar sambil duduk, dia nekat berjongkok di WC bandara. Bukannya lega, dudukan kloset langsung ambrol.
Shanghaiist, Sabtu (18/4) menyatakan lelaki apes itu mengalami cedera parah. “Dari temuan kita sementara ini, hampir pasti toilet rusak lantaran pengguna memaksa berjongkok,” kata seorang staf kebersihan bandara.

Jangan jongkok di toilet duduk ini alasannya dari sisi kesehatan
Rupanya pria itu tak mau menanggung malu. Sambil dilarikan rumah sakit, dia melapor ke staf menuding kualitas toilet duduk di bandara Xingqiao jelek.
Adapun petugas bandara meyakini toilet itu memang jadi korban penumpang yang ngotot berjongkok di toilet duduk. Padahal sudah ada papan peringatan di luar WC agar setiap pengguna memperhatikan tata cara buang air yang ‘benar’.
“Kami semakin yakin kalau dia berjongkok di WC duduk setelah dia terus bertanya apakah akan dikenai denda,” kata manajer operasional bandara.
Dan memang si pria nahas itu harus bayar ganti rugi. Bandara Xingqiao menetapkan denda lebih dari 1.000 Yuan (setara Rp 2 juta) kepadanya karena merusak fasilitas publik.
Lantas, bagaimana perilaku jongkok di toilet duduk menurut pandangan medis?
Tidak disarankan jongkok di toilet duduk
Melansir Health, jongkok di toilet duduk tidak disarankan untuk alasan kesehatan. Hal tersebut disampaikan oleh Carol Figuers, profesor dari Duke University School of Medicine.
“Agar kandung kemih benar-benar kosong, otot-otot dasar panggul harus dilepaskan,” ujar Profesor Carol. Ia menjelaskan, saat berjongkok di toilet duduk, otot-otot dasar panggul mungkin masih tegang sekitar 30 persen atau 40 persen.
“Ketika Anda berdiri kembali, Anda masih memiliki sedikit urine yang tersisa di sana karena otot-otot tidak sepenuhnya rileks,” kata dia.Continue reading