Bahaya tidak menutup kloset saat menyiram bisa kena penyakit menular
Sudah menjadi kebiasan banyak orang bahwa ketika sehabis membuang air besar maupun air kecil tentu kita akan langsung menyiramnya atau menekan tombol flush pada kloset untuk membilas kotoran yang ada di mangkuk kloset tanpa menutup kloset terlebih dahulu.
Paling sedikit rata – rata orang menyiram kloset lima kali dalam sehari. Sayangnya kebanyakan dari kita salah melakukannya. Kita sering menyiram kloset tanpa menutupnya lantaran berbagai alasan malas menutup, terburu – buru, jijik dan menganggap tutup kloset merupakan benda kotor.
Padahal kenyataanya, tidak menutup kloset sebelum menyiram jauh lebih kotor dan berbahaya dibandingkan memegangnya, yang kemudian bisa dibersihkan dengan mencuci tangan.
Menutup kloset saat menyiram merupakan hal penting yang tidak boleh dilewatkan atau dianggap remeh. Pasalnya, tidak menutup tutup kloset saat menyiram dapat menyebabkan sejumlah bakteri jahat menyebar ke seluruh kamar mandi. Mulai sekarang biasakan diri Anda untuk menutup tutup kloset ketika menyiramnya atau pada saat kloset tidak digunakan.

Bahaya tidak menutup kloset saat menyiram
Dilansir dari laman Family Handyman, studi yang diterbitkan dalam American Journal of Infection Control pada 2013 mengungkapkan bahwa menyiram kloset tanpa menutupnya dapat mengancam berbagai risiko kesehatan.
Ketika menekan tombol flush, kloset tidak hanya menarik kotoran ke dalam pipa saluran pembuangan, tetapi juga melepaskan berbagai partikel apa pun dalam kloset yang disebut “toilet plume” ke udara selam pembilasan.
Toilet plume yang dilepaskan ini pada dasarnya adalah semprotan berisi mikroba dan bakteri mikroskopis, termasuk e-coli. Mikroba tersebut berasal dari penyakit menular yang ada di toilet.
Misalnya, muntah dan feses dapat mengandung konsentrasi patogen yang tinggi seperti Shigella, Salmonella, bahkan norovirus. Bahkan, patogen dan bakteri tersebut dapat menghasilkan aerosol yang berpotensi menularkan penyakit menular seperti influenza dan batuk.
Selain itu, patogen dan bakteri ini mampu bertahan hidup di kamar mandi selama berjam-jam, berminggu-minggu, hingga berbulan-bulan.
“Aerosol dapat menyebar di mana saja dari satu hingga enam kaki, rata-rata tiga kaki,” kata Kelly Reynolds, profesor dan Direktur Environment, Exposure Science and Risk Assessment Center di University of Arizona, Amerika Serikat dikutip dari laman Self.
Melansir dari halaman Healty, menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 1985, kuman yang dicipratkan dari semprotan flush tersebut mampu bertahan di udara hingga enam jam dan menyebar ke seluruh permukaan kamar mandi, dan juga bisa menempel pada peralatan mandi termasuk sikat gigi, handuk, dan produk kecantikan Anda.
Untuk itu, perlu menutup tutup kloset saat menyiram dan menjadikan hal ini sebagai kebiasaan baik. Dengan menutup kloset saat menyiram, bisa mengurangi penyebaran beberapa pantogen dan mikroba di seluruh permukaan kamar mandi.
Tentu kebiasaan ini juga akan melindungi Anda dari bakteri berbahaya yang dapat menyebarkan penyakit, meminimalkan resiko penyakit dan yang paling penting menjaga rumah supaya tetap bersih dan sehat.
Alasan mengapa kloset harus ditutup setelah digunakan
Setelah menggunakan kloset, beberapa orang lupa untuk menutupnya kembali. Padahal dengan menurunkan tutup kloset dapat mencegah Anda terkena penyakit yang tidak diinginkan seperti diare. Menutup tutup kloset setelah digunakan juga merupakan etika yang harus dilakukan setiap orang.
Selain itu, ada beberapa alasan mengapa Anda harus menutup dudukan kloset setiap kali menyiramnya dan setelah digunakan, seperti berikut ini.
- Menghindari kuman
Tahukah Anda ketika Anda menyiram dengan tutup kloset terbuka, semua bakteri berbahaya dari toilet naik ke udara? Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 di sebuah rumah sakit pendidikan Inggris menemukan bahwa bakteri yang ditularkan melalui tinja, yang mampu menyebabkan diare, dapat keluar dari toilet saat Anda menyiram. Bakteri ini dapat menempel di dinding toilet atau benda lain seperti sikat gigi, handuk, dan sabun. Jadi, untuk menghindari kontak dengan bakteri berbahaya ini, Anda harus menutup tutup kloset saat menyiram dan ketika tidak menggunakannya.
- Membuat kamar mandi terlihat bersih
Menutup tutup kloset dapat membuat kamar mandi Anda terlihat lebih bersih dan juga menyelamatkan orang dari melihat noda yang tidak menyenangkan di atasnya, jika ada.
- Keselamatan anak
Menurut Consumer Product Safety Commission (CPSC), bayi atau balita bisa jatuh ke kloset terbuka secara terbalik dan bisa terluka parah.
Jadi, dengan anak-anak di rumah, seseorang harus menutup pintu toilet dan menutup tutup kloset untuk keselamatan mereka.
- Keselamatan hewan peliharaan
Percaya atau tidak, hewan peliharaan menyukai kloset. Udara sejuk, bau, dan lain – lain. Bahkan ada beberapa kucing yang memilih minum dari air di kloset. Padahal, hewan peliharaan yang memiliki kebiasaan tersebut bisa membuat Anda sakit ketika mereka mencium Anda di lain waktu. Untuk itu, tutup kloset Anda ketika sedang tidak digunakan.
Itulah pembahasan mengenai bahaya tidak menutup kloset saat menyiram, Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai sanitasi masalah toilet dan sebagainya Anda bisa menanyakannya di kolom komentar dibawah. Semoga artikel ini bermanfaat, Terimakasih.
Lalu pada saat kita membasuh sesudah buang air besar kan masih ada tinja didalam closed, karena kita kan masih duduk sambil membasuh