Apa yang terjadi di dalam septik tank

Apa yang terjadi di dalam septik tank

Toilet beserta septic tank ibarat dua sisi mata uang, yang tidak bisa dipisahkan. Tetapi pada kenyataannya tidak demikian masih ada rumah yang punya toilet tapi tidak punya septic tank, tinja yang seharusnya dari toilet dibuang ke septic tank, malah langsung di buang ke sungai dengan menghubungkan toilet ke sungai menggunakan pipa pembuangan.

Masalah yang sering terjadi pemiliki rumah tidak mengetahui dimana letak septic tank berada. Ini sering dijumpai di rumah – rumah padat penduduk di kota besar. Karena alasan lahan yang terbatas pemilik rumah membuat septic tank di area dalam rumah yang nantinya akan di timbun, tanpa memberi tanda misalnya pipa udara, tutup avur dsb. Ada juga kejadian membeli rumah yang sudah jadi ketika akan melakukan pengurasan WC, harus mencari posisi septic tank tetapi pemilik rumah tidak tau lokasi tepatnya septic tank dimana. Kalau sudah begini bakal sangat merepotkan bukan, maka dari itu Anda sebagai pemilik rumah harus mengetahui lokasi tepat septic tank Anda dimana.

Yang sudah diketahui secara umum septic tank berfungsi sebagai tempat penampungan tinja dan semua air limbah yang berasal dari toilet, bisa juga disebut “blackwater”. Septic tank menjadi tempat penampungan tinja tidak salah, cuma pemahaman ini kurang lengkap. Ini cara pandang yang suda kuno sebelum kontruksi septic tank menjadi seperti yang kita lihat saat ini. Itulah penyebabnya mengapa kontruksi septic tank kurang menjadi perhatian utama pemilik rumah, sering juga terjadi pembuatan septic tank dibuat dengan asal – asalan tanpa memperhatikan fungsi utama dari sebuah septic tank.

Apa yang terjadi di dalam septik tank

Apa yang terjadi di dalam septik tank

Jadi selain sebagai tempat penampungan, fungsi utama septic tank adalah untuk mengolah air limbah “blackwater” sebelum nantinya meresap ke dalam tanah atau dibuang ke tempat pengolahan limbah menggunakan jasa sedot WC untuk memindahkan tinja yang sudah diolah di dalam septic tank ke tempat pengolahan lebih lanjut.

Septic tank merupakan bentuk pengolahan limbah cair paling sederhana dan dapat dimiliki oleh semua rumah. Di dalam septic tank terjadi serangkaian proses biologis dan kimiawi (biokimia) yang sangat rumit yang melibatkan miliaran mikroba yang secara natural saling berbagi tugas.

Proses penguraian tinja yang terjadi di dalam septic tank

Secara umum, di alam ada 2 kelompok mikroba yakni yang membutuhkan oksigen (aerob) dan yang tidak membutuhkan oksigen (anaerob). Sifat mikroba itulah yang dipakai dalam system pengolahan limbah yang juga terbagi menjadi dua, system aerob dan system anaerob. System aerob bekerja sangat cepat tetapi membutuhkan energy, sedangkan system anaerob bekerja sangat lambat tapi menghasilkan energy. Sistem anaerob ini yang salah satunya diterapkan dalam pembuatan biogas.Continue reading