Ciri – ciri gas bocor bukan hanya bau belerang

Ciri – ciri gas bocor bukan hanya bau belerang banyak tanda lainnya!

Gas bocor adalah masalah serius yang perlu dikenali dan diatasi secepat mungkin. Banyak orang hanya mengetahui bahwa ciri gas bocor adalah bau belerang yang menyengat. Namun, sebenarnya ada banyak tanda lain yang bisa mengindikasikan kebocoran gas. Penting untuk memahami dan mengenali tanda – tanda ini demi keselamatan Anda dan keluarga.

Ciri - ciri gas bocor bukan hanya bau belerang

Ciri – ciri gas bocor bukan hanya bau belerang

  1. Gas mengeluarkan bau belerang

Bau belerang menyengat adalah tanda gas bocor yang paling dikenal. Gas dalam tabung untuk kebutuhan memasak biasanya ditambahkan zat mercaptan yang menghasilkan bau belerang yang kuat, seperti telur busuk atau sesuatu yang terbakar. Bau ini sangat mudah dikenali dan berbeda dengan bau yang muncul saat isi tabung gas hampir habis.

Ketika isi tabung gas hampir habis, baunya hanya tercium dari jarak dekat, sedangkan jika terjadi kebocoran, baunya tercium kuat dari jarak jauh. Bau ini adalah sinyal peringatan yang sengaja ditambahkan untuk memberi tahu pengguna tentang kebocoran.

  1. Muncul suara mendesis atau bersiul

Tanda kebocoran gas berikutnya adalah suara mendesis atau bersiul yang muncul dari tabung gas. Suara ini muncul dari ruang udara yang tercipta akibat regulator yang rusak atau adanya kabel yang longgar. Suara desisan atau siulan akan semakin keras seiring waktu jika tidak segera diatasi.

Meskipun suara desisan juga muncul ketika kompor sedang menyala, namun suara yang muncul akibat kebocoran biasanya lebih keras dan terdengar terus menerus. Suara ini bisa menjadi indikasi bahwa gas sedang bocor melalui celah kecil atau sambungan yang tidak rapat.

  1. Perubahan pada warna api di kompor

Ciri – ciri gas bocor lainnya adalah perubahan warna api pada kompor. Warna normal api adalah biru, dengan sedikit semburat kemerahan. Namun, ketika terjadi kebocoran, warna api berubah menjadi oranye atau kuning dan sering kali disertai suara desisan keras saat kompor digunakan.

Jika apinya tidak muncul sama sekali dan hanya ada suara mendengung dari kompor, itu juga indikasi kuat adanya kebocoran gas. Warna api yang berubah menjadi oranye atau kuning menunjukkan adanya ketidakmurnian dalam pembakaran gas, yang dapat terjadi jika ada kebocoran atau jika gas tidak mengalir dengan benar.

  1. Gas terasa cepat habis

Penggunaan gas yang lebih cepat dari biasanya bisa menjadi ciri gas bocor. Misalnya, berdasarkan perhitungan sederhana dari Pertamina, isi tabung gas 3kg biasanya habis dalam waktu 10 – 11 hari dengan durasi penggunaan 1 – 2 jam per hari.

Jika gas habis lebih cepat dari waktu tersebut tanpa perubahan durasi pemakaian, maka kemungkinan besar terjadi kebocoran pada tabung gas. Gas yang bocor akan terbuang percuma, menyebabkan isi tabung habis lebih cepat dari yang diharapkan. Ini tidak hanya berbahaya tetapi juga merugikan secara ekonomi.

  1. Perangkat kompor gas rusak

Kerusakan mendadak pada perangkat kompor gas juga bisa menjadi tanda kebocoran gas. Kompor, regulator, dan selang gas biasanya dilengkapi dengan mekanisme keamanan otomatis yang mendeteksi kebocoran gas. Ketika sistem mendeteksi adanya kebocoran, perangkat bisa menjadi sulit dinyalakan atau tiba – tiba mati sendiri.

Jika kompor Anda menunjukkan gejala seperti ini, ada baiknya untuk memeriksa kemungkinan adanya kebocoran gas. Kerusakan perangkat ini disebabkan oleh upaya sistem keamanan untuk menghentikan aliran gas guna mencegah kebakaran atau ledakan.Continue reading