Cara mengatasi bak penampungan air yang bocor
Di dalam berbagai rumah tinggal pastinya akan ditemukan sebuah bak mandi yang berfungsi sebagai penampungan air untuk aktivitas mandi dan sebagainya. Rumah model dulu biasanya masih menggunakan bak mandi model lama. Berbeda dengan rumah minimalis sederhana dan berbagai desain rumah minimalis lainnya yang sudah menggunakan teknologi terbaru berupa drum fiber yang biasanya diletakkan di atas atap dak rumah. Sebetulnya tidak menjadi masalah apabila Anda menggunakan bak penampungan tradisional atau sudah beralih ke modern, karena memang kedua fungsinya sama. Namun dari segi permasalahan tentunya berbeda. Pada bak penampungan air biasanya cenderung bisa mengalami kebocoran.
Bak penampungan air yang bocor sebenarnya cukup sulit untuk diketahui. Untuk mengetahui kebocoran yang besar tentu tidak begitu sulit, namun jika kebocorannya hanya berupa lubang kecil, maka beda ceritanya. Anda harus melakukan beberapa tes terlebih dahulu untuk mengetahui dimana letak bocor tersebut. Sebab apabila dibiarkan dalam waktu yang lama, lubang yang ada tersebut bisa dimanfaatkan oleh cacing merah untuk masuk ke dalam bak penampungan air. Hal ini tentunya sangat membahayakan dan bisa membuat air menjadi tercemar. Untuk itulah Anda harus segera mengatasi bak penampungan air yang bocor.
Kebocoran sebenarnya dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor. Faktor tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
- Pemakaian yang lama. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan kebocoran adalah usia bak penampungan yang sudah terlampau lama. Hal ini menyebabkan daya tahan baku menjadi using atau habis.
- Keramik pecah. Keramik sebagai material penutup dinding yang pecah juga dapat menyebabkan kebocoran. Biasanya ini disebabkan oleh adonan dasar bak yang tidak matang atau juga terlalu muda karena kekurangan semen.
- Sudut yang retak. Terkadang salah satu sudut bak penampungan air juga dapat pecah atau retak. Untuk mengetahui keretakan yang besar cukup mudah, namun jika kecil akan sedikit sulit.
- Material tidak berkualitas. Keretakan bisa saja diakibatkan oleh bahan – bahan material yang tidak berkualitas, seperti salah dalam pemilihan dinding bata. Atau juga adonan semen yang kurang baik sehingga air merembas.
- Dasar adonan. Pada permukaan dasar bak mandi bisa jadi tidak terbuat dari adonan beton atau cor, hal ini dapat menyebabkan terjadinya pergerakan tanah dan timbulnya keretakan pada bagian bawah.
Bak penampungan air yang mengalami retak memang bukanlah hal yang menyenangkan. Maka dari itu Anda perlu mengatasi kebocoran ini sesegera mungkin untuk menghindari masalah lain. Lalu apa yang harus Anda lakukan? Berikut ini adalah beberapa tips dan trik dari cara mengatasi bak penampungan air yang bocor, simak!
- Melakukan pengetesan
Hal yang pertama untuk mengatasi kebocoran adalah mengetahui letak kebocoran tersebut terlebih dahulu. Apabila bak penampungan air Anda dilapisi dengan keramik, coba isi bak tersebut menggunakan air sampai mencapai tinggi nat bagian atas keramik di sisi bawah. Kemungkinan besar kebocoran terjadi pada bagian dasar bak atau juga pada bagian kran pembuangan air.
- Kebocoran akibat kran pembuangan
Apabila ternyata kebocoran benar – benar terjadi pada bagian kran pembuangan air, hal ini bisa saja dipicu oleh rusaknya klep karet pada bagian ujung tutup kran. Oleh karena itu, untuk menghentikan kebocoran Anda perlu mengganti klep dengan yang baru atau juga dengan membuat sendiri dari ban dalam bekas. Kebocoran mungkin juga disebabkan oleh bagian keran yang pecah, sehingga Anda perlu menggantinya dengan yang baru dan kualitas yang lebih baik juga. Penggantian keran dilakukan dengan cara membobok dinding keramik pada bagian keran, lalu kemudian diganti dengan yang baru.
- Kebocoran akibat keramik pecah
Apabila kebocoran ternyata disebabkan oleh keramik yang pecah, maka yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi bak penampungan air yang bocor adalah dengan menampal bagian tersebut menggunakan campuran semen. Langkah yang paling tepat jika sudah seperti ini sebenarnya dengan mengganti keramik yang lama dengan keramik yang baru.
- Mengatasi kebocoran parah
Bak penampungan air yang bocor, sudah sangat parah harus diatasi dengan cara mengganti seluruh lapisan keramik yang lama dengan yang baru. Namun langkah ini tidak boleh dilakukan secara tergesa – gesa. Pertama – tama bongkar terlebih dahulu lapisan keramik pada bagian dalam dan luar. Kemudian bersihkan sisa pecahan keramik menggunakan alat kebersihan rumah. Dinding bak penampung air kemudian dilapisi dengan acian kental yang menyerupai pasta. Pastikan lapisan rata dan menyeluruh pada permukaan dinding.
Setelah semuanya selesai, Anda harus memplester kembali semua bagian permukaan bak penampungan menggunakan campuran adonan seman dengan pasir halus dengan perbandingan 1:2. Plester secara merata dengan permukaan yang agak tebal, pada bagian bawah bak, jangan lupa dicor menggunakan beton yang terdiri dari pasir, semen dan koral. Tunggulah selama beberapa hari sampai benar – benar kering, baru kemudian lapisi kembali dengan permukaan keramik.
Demikianlah beberapa tips dan trik untuk cara mengatasi bak penampungan air yang bocor yang baik dan benar yang perlu Anda ketahui dan pelajari. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!