Ini dia cara mengatasi septic tank penuh tanpa sedot wc
Septic tank adalah bagian penting dari sistem pembuangan limbah di rumah. Fungsinya untuk menampung limbah domestik, seperti kotoran manusia dan air bekas cucian, sebelum akhirnya limbah tersebut diurai oleh bakteri dan diserap ke dalam tanah. Namun seiring waktu kapasitas septic tank dapat penuh sebab akumulasi limbah yang tidak sepenuhnya terurai. Ketika hal seperti ini terjadi, banyak orang langsung memilih opsi sedot WC sebagai solusi utama. Tetapi, ternyata ada beberapa cara alternatif yang bisa dilakukan untuk mengatasi septic tank penuh tanpa harus menggunakan jasa sedot WC.
Apabila septic tank penuh dengan limbah dan kotoran tinja, jangan panik terlebih dahulu. Anda dapat mencoba beberapa metode yang bersifat tradisional untuk mengatasi masalah ini, meskipun solusi ini bersifat sementara. Berikut ini merupakan cara – cara yang dapat dilakukan untuk menangani septic tank penuh tanpa harus melakukan sedot WC.

Cara mengatasi septic tank penuh tanpa sedot wc
Mengatasi septic tank penuh tanpa sedot wc
Jika Anda mulai mencium bau tidak sedap atau mengalami masalah pada saluran pembuangan yang mampet, hal tersebut bisa menjadi indikasi bahwa septic tank Anda mulai penuh. Ketika hal ini terjadi, penting untuk segera mencari solusi agar tidak berdampak buruk pada lingkungan sekitar.
Salah satu cara yang umum dilakukan adalah sedot WC, tetapi sebelum memutuskan untuk melakukan langkah ini, ada beberapa cara lain yang bisa dicoba untuk membersihkan septic tank tanpa sedot. Berikut penjelasannya.
- Menggunakan atau menambah bakteri pengurai
Sering kali kita berpikir bahwa semua bakteri itu buruk dan menyebabkan penyakit. Namun, tidak semua bakteri berbahaya. Faktanya, ada bakteri baik yang sangat bermanfaat dalam membantu proses penguraian limbah di septic tank, yaitu bakteri pengurai tinja. Bakteri ini memakan limbah padat dan mengubahnya menjadi limbah cair yang lebih mudah diserap oleh tanah dan lebih ramah lingkungan.
Jika bakteri pengurai di septic tank tidak mencukupi, limbah akan menumpuk dan menyebabkan septic tank cepat penuh. Salah satu cara efektif untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menambahkan bakteri pengurai tinja. Anda dapat dengan mudah menemukan produk bakteri pengurai yang tersedia dalam bentuk cairan, serbuk, atau tablet.
Mengatasi septic tank penuh tanpa sedot WC dengan bakteri pengurai untuk cara penggunaannya pun cukup sederhana. Anda hanya perlu memasukkan produk tersebut ke dalam kloset, lalu menyiramnya dengan air. Setelah itu, sebaiknya tidak menggunakan toilet selama beberapa jam agar bakteri tersebut dapat bekerja optimal dalam mengurai limbah. Dengan cara ini, Anda dapat memperpanjang usia septic tank tanpa harus sering – sering melakukan sedot WC.
- Mengoptimalkan drainase
Drainase yang buruk juga bisa menyebabkan septic tank cepat penuh dan menyebabkan masalah lingkungan, seperti bau tidak sedap dan pencemaran air tanah. Oleh karena itu, mengoptimalkan drainase adalah langkah penting dalam menjaga septic tank tetap berfungsi dengan baik.
Sistem drainase merupakan jaringan pipa berlubang yang membantu mengalirkan air limbah dari septic tank ke dalam tanah. Jika septic tank sudah penuh, drainase akan menjadi lebih lambat dan menyebabkan air tergenang di sekitar area septic tank. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja drainase adalah dengan memasang alat tambahan seperti backflow preventer, yang berfungsi untuk mencegah aliran balik air limbah ke dalam septic tank.
- Menggunakan enzim pemecah lemak
Selain bakteri pengurai, enzim pemecah lemak juga bisa menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi septic tank penuh. Enzim ini bekerja dengan cara memecah minyak dan lemak yang menumpuk di dalam saluran pembuangan dan septic tank. Minyak dan lemak sering kali menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya pipa dan melambatnya aliran limbah.
Dengan menggunakan enzim pemecah lemak, Anda tidak hanya dapat mengurangi bau tidak sedap yang sering muncul ketika septic tank penuh, tetapi juga membantu menjaga kelancaran aliran limbah. Sebelum menggunakan produk ini, pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dengan cermat agar enzim bekerja secara maksimal tanpa merusak sistem pipa atau bakteri baik yang ada di dalam septic tank.
- Menambahkan media pengurai tambahan
Jika septic tank Anda sering mengalami masalah meskipun sudah menggunakan bakteri pengurai, Anda bisa mempertimbangkan untuk menambahkan media pengurai tambahan. Salah satu media yang sering digunakan adalah bioball, yaitu bola kecil yang berfungsi sebagai rumah bagi bakteri pengurai.
Bioball membantu meningkatkan efisiensi proses penguraian limbah, karena bakteri dapat berkembang biak dengan lebih cepat. Dengan menambahkan media ini ke dalam septic tank, proses penguraian limbah akan berlangsung lebih cepat, sehingga Anda bisa mengurangi frekuensi sedot WC.
- Mengurangi beban septic tank
Salah satu penyebab septic tank cepat penuh adalah terlalu banyak limbah yang masuk ke dalamnya. Untuk mengatasi septic tank penuh karena hal ini, Anda dapat melakukan beberapa tindakan sederhana untuk mengurangi beban septic tank. Beberapa di antaranya adalah:
- Tidak menggunakan cairan kimia keras seperti kaporit, karena dapat membunuh bakteri pengurai yang ada di dalam septic tank.
- Tidak membuang sampah non-organik seperti tisu, plastik, atau benda padat lainnya ke dalam kloset, karena hal ini dapat menyumbat saluran pembuangan dan mempercepat penumpukan limbah.
- Menggunakan air secara efisien saat menyiram kloset, untuk mengurangi volume air yang masuk ke dalam septic tank.
- Memasang ventilasi tambahan untuk membantu mengurangi tekanan dalam septic tank dan meningkatkan sirkulasi udara.
- Melakukan perawatan rutin dengan memeriksa septic tank secara berkala untuk menghindari penumpukan limbah yang berlebihan.
- Upgrade ke sistem septic tank modern
Jika masalah septic tank penuh terus berulang dan sulit diatasi, mungkin sudah saatnya untuk mempertimbangkan upgrade ke sistem yang lebih modern. Salah satu pilihan yang bisa Anda pertimbangkan adalah bio septic tank. Sistem ini menggunakan teknologi canggih untuk mengurai limbah dengan lebih efektif dan ramah lingkungan.
Bio septic tank dilengkapi dengan beberapa tahapan pemrosesan limbah, sehingga mampu memecah limbah padat menjadi cair dengan lebih cepat dan mengurangi risiko pencemaran lingkungan. Selain itu, bio septic tank juga lebih tahan lama dan tidak memerlukan perawatan rutin seperti septic tank konvensional.
Dengan melakukan upgrade ke sistem bio septic tank, Anda bisa menghindari masalah seperti septic tank meledak atau bocor yang sering terjadi pada septic tank konvensional. Meskipun biayanya mungkin lebih tinggi, tetapi dalam jangka panjang, sistem ini lebih ekonomis dan ramah lingkungan.
Septic tank yang penuh dapat menimbulkan banyak masalah, mulai dari bau tidak sedap, saluran pembuangan yang mampet, hingga pencemaran lingkungan. Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa sedot WC, ada beberapa solusi yang bisa dicoba, seperti menambahkan bakteri pengurai, menggunakan enzim pemecah lemak, hingga melakukan upgrade ke sistem septic tank yang lebih modern.
Dengan mengikuti langkah – langkah di atas, Anda bisa mengatasi septic tank penuh tanpa harus repot – repot melakukan sedot WC. Namun, penting untuk diingat bahwa beberapa solusi tersebut bersifat sementara dan tetap membutuhkan perawatan rutin agar septic tank tetap berfungsi dengan baik.