Masalah umum pada pompa air dan cara mengatasinya
Untuk pengguna air sumur dan sebagian pemakai air PDAM, pompa air ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam aktivitas sehari – hari. Terutama untuk memudahkan proses mandi, cuci, kakus, sampai kegiatan di dapur untuk memasak dan mencuci piring.
Tidak mengherankan jika banyak orang berusaha untuk membeli pompa air terbaik dan berkualitas supaya kegiatan di rumah tangga tidak terganggu.
Namun sebagus apapun peralatan elektronik tetap saja mempunyai kelemahan tertentu yang terkadang tidak Anda ketahui, terutama bagi pengguna baru dan mereka yang awam dengan perawatan pompa air ini.
Dari sekian banyak masalah yang sering terjadi pada pompa air merk Sanyo, Shimizu, Panasonic dan merek – merek lainnya, berikut adalah masalah yang paling umum ditemukan dan cara mengatasinya.

Masalah umum pada pompa air dan cara mengatasinya
Dan berikut ini beberapa masalah umum serta cara mengatasi masalah pada pompa air (water pump) yang paling sering terjadi.
Air tidak mengalir padahal pompa menyala
Tidak hanya sering dialami oleh mereka yang memiliki pompa air lama, masalah ini juga sering dialami oleh mereka yang baru memasang pompa air dirumah. Mesin pompa air yang hidup dan berbunyi tapi tidak mengeluarkan air biasanya disebabkan oleh:
- Tidak ada sumber air. Di musim kemarau, biasanya sumur konvensional maupun sumur bor bisa saja mengalami kekeringan sehingga tidak ada air yang naik ketika pompa dihidupkan. Untuk masalah ini, Anda bisa mengetahuinya dengan mendengarkan suara pada pompa air. Pompa air yang terdengar normal, tidak lambat, tidak berdengung, dan dinamonya berputar, menandakan bahwa tidak tersedia air yang akan disedot dengan menggunakan water pump.
- Sumur terlalu dalam. Setiap jenis pompa air mempunyai spesifikasi tertentu yang memungkinkannya untuk menyedot air pada kedalaman tertentu. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli pompa air. Ada baiknya jika Anda mempertimbangkan kedalaman sumur kemudian pilihlah pompa air yang mempunyai spesifikasi bisa digunakan untuk menyedot air pada kedalaman maksimal sumur dirumah Anda. Jika pompa air yang Anda pakai saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan, Anda bisa segera mengganti dan membeli pompa air yang baru yang daya hisapnya lebih dalam.
- Pipa bocor. Kebocoran bisa saja terjadi pada pipa penyedot di bagian bawah. Kebocoran ini biasanya terjadi pada sambungan pipa yang menyebabkan air sulit untuk bergerak naik.
- Kerusakan pada klep pompa air. Tusen klep berfungsi untuk menahan air agar tidak kembali ke dalam sumur. Apabila klep rusak, maka air akan kembali ke dalam sumur dan paralon atau pipa pun menjadi kosong. Untuk bisa menaikkan air, biasanya Anda harus memancingnya dengan menuangkan air pada mesin.
- Pompa air atau pipa tersumbat. Apabila sumber air tersedia dan tidak ada kebocoran pada pipa, bisa saja air tidak mengalir disebabkan karena adanya sumbatan.
Suara pompa air berdengung dan tidak ada tekanan
Pompa air yang berdengung dan tidak ada tekanan biasanya disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
- Dinamo tidak berputar. Dinamo pompa yang tidak berputar bisa disebabkan karena bering atau kleker yang sudah kering. Jika masalahnya karena kleker yang sudah kering Anda bisa melumasinya menggunakan setempet.
- Pompa berkerak dan kotor. Penumpukan residu atau kerak serta kotoran pada pompa dapat menyebabkan putaran motor terganggu dan melambat. Hal ini akan memicu bunyi dengung pada mesin. Anda bisa membuka tutup mesin pompa air kemudian membersihkannya.
- Tegangan listrik yang tidak stabil. Jika tegangan listrik di rumah Anda naik turun, hal tersebut juga disinyalir bisa menyebabkan mesin pompa berdengung.
- Kerusakan pada kapasitor. Kapasitor adalah kumparan yang berfungsi untuk membantu memutar motor pada pompa. Kapasitor mesin pompa air rusak bisa diganti dan harganya pun sangat murah.
Pompa otomatis tidak mati saat keran ditutup
Beberapa penyebab pompa air hidup terus bahkan setelah semua keran air ditutup diantaranya adalah:
- Ada kebocoran pada pipa. Masalah kebocoran pada pipa kecil ataupun besar dapat menyebabkan pompa tidak segera mati atau hidup sendiri setelah semua keran air ditutup. Jika Anda telah memeriksa semua saluran pipa ternyata tidak ada kebocoran yang terjadi, sebaiknya Anda coba cek pada bagian klep sebab bagian ini juga rentan bocor.
- Kerusakan pada tusen klep. Seperti yang sudah dijelasakan diawal, jika bagian tusen klep pada mesin pompa air juga bisa mengalami kerusakan sehingga tekanan air menurun yang akan menyebabkan pompa otomatis tidak mati saat keran air ditutup.
Mesin pompa air hidup/ mati terus-menerus
Pompa air yang terus – menerus hidup mati (ceklak – ceklek) sering terjadi ketika Anda tidak membuka keran atau bisa juga terjadi sesaat setelah Anda menutup keran. Apa saja penyebabnya?
- Ada kebocoran pada pipa. Pengaturan tekanan air pada mesin yang tinggi akan menyebabkan mesin mudah hidup sekalipun ada kebocoran kecil.
- Tabung air pada mesin bocor atau penuh. Tabung pada mesin pompa air sangat mudah mengalami kebocoran apabila sudah lama digunakan. Kebocoran kecil bisa memicu mesin hidup mati sendiri secara terus menerus. Untuk mengatasinya, Anda bisa menambal kebocoran lalu kosongkan air yang ada pada tabung
- Sakelar otomatis pompa air yang rusak. komponen ini bekerja untuk menghubungkan dan memutus aliran listrik yang selanjutnya untuk menghidupkan dan mematikan pompa air, untuk mengatasinya Anda bisa mengganti dengan otomatis pompa air yang baru.
Pompa air harus dipancing setiap kali dihidupkan
Jika setiap kali menghidupkan pompa air, dab air tidak mengalir dan terus – menerus minta dipancing, masalah ini bisa diatasi dengan cara:
- Apabila terdapat kebocoran pada rangkaian pipa hisap. Kebocoran pada pipa hisap yang masuk ke dalam sumur akan menyebabkan pipa tersebut kosong.
- Kerusakan pada klep. Klep mesin pompa air yang rusak akan menyebabkan pompa air tidak mampu menahan air pada pipa penghisap.
Nah, di atas sudah kami sampaikan dengan jelas berbagai masalah umum yang biasa sering terjadi pada mesin pompa air dan cara mengatasinya. Apabila Anda memiliki pengalaman yang lain, silahkan tulis di kolom komentar di bawah ya!