Dulu cuma hasilkan bau menyengat kini TPA Benowo produksi listrik 9 megawatt

Dulu cuma hasilkan bau menyengat kini TPA Benowo produksi listrik 9 megawatt

Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Benowo Surabaya menggunung, yang dulunya Cuma hasilkan bau menyengat kini bisa menghasilkan listrik hingga 9 megawatt (MW).

Kini Tempat Pembuangan Akhir Benowo Surabaya telah membangun PSEL Pengelah Sampah menjadi Energi Listrik. Pelaksana Tugas (plt) kepala Dinas kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, Anna Fajriatin menjelaskan, Pembangunan PSEL Benowo Surabaya, yang dikerjakan oleh pemkot ini sudah dimulai sejak tahun 2012 dengan menggandeng kerjasama dengan PT. Sumber Organik (SO).

Pada awalnya peroses mengolah sampah menjadi listrik masih menggunakan metode Landfill Gas power Plant. “Dengan menggunakan metode tersebut, PSEL bisa menghasilkan energi listrik sebesar 2 Megawatt dari 600 ton sampah per harinya,” kata Anna Fajriatin.

Dulu cuma hasilkan bau menyengat kini TPA Benowo produksi listrik 9 megawatt

Dulu cuma hasilkan bau menyengat kini TPA Benowo produksi listrik 9 megawatt

Jalan berliku masih ditemui dengan beragam kegagalan. Kemudian pada 2015, pemkot yang bekerjasama dengan PT. Sumber Organik ini mulai menggunakan metode Gasification Power Plant untuk mengolah sampah menjadi listrik. Target awalnya, di tahun 2020 melalui metode ini sudah dapat mengolah sampah menjadi listrik. Namun, karena adanya pandemi COVID-19, sehingga proses komisioning atau pengujian oleh tim ahli dari luar negeri mundur dilakukan.

“Sebetulnya targetnya tahun 2020, tapi karena kondisi COVID-19 sehingga untuk komisioning dengan mendatangkan tim ahli dari luar negeri ke Indonesia jadi mundur. Alhamdulillah tanggal 10 Maret 2021 kemarin sudah proses. Jadi sudah bisa menghasilkan listrik 9 Megawatt dari setiap 1000 ton sampah per hari,” ucapnya.

Ia menyebut, listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini kemudian menjadi kewenangan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sebab, PT. Sumber Organik yang bekerjasama dengan PLN terkait listrik yang dihasilkan tersebut. Sementara pemkot sendiri, bekerjasama dengan PT Sumber Organik dengan konsep ‘Bangun Guna Serah’ (Built Operate and Transfer) selama 20 tahun.Continue reading