Cara mendaur ulang sampah dapur

Cara mendaur ulang sampah dapur di rumah

Menurut badan pangan Dunia atau FAO menyebut jika hampir sebanyak 1.3 juta ton makanan terbuang menjadi sampah di seluruh dunia. Sampah makanan dan sampah dapur ini meliputi berbagai macam proses, dari pertanian hingga konsumsi.

Melansir dari Conserve Energy Future ketika sampah dapur sudah sampai ke tempat pembuangan, lapisan tanah akan mengurai dan menghasilkan gas rumah kaca yang lebih kuat menangkap karbondioksida.

Dengan mengurangi sampah dapur dan makanan dari tempat pembuangan, kita dapat mengurangi dampak karbon yang dihasilkan, memanfaatkan energi terbarukan, dan mengembalikan nutrisi penting ke dalam tanah.

Cara mendaur ulang sampah dapur

Cara mendaur ulang sampah dapur

Sampah makanan dan sampah dapur bisa dengan mudah didaur ulang dan digunakan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Demi mendapatkan manfaat yang baik tersebut, ada empat cara yang bisa digunakan untuk mendaur ulang sampah dapur menjadi lebih bermanfaat dan juga bisa meminimalisir terjadinya pencemaran lingkungan.

  1. Composing

Berdasar lansiran Conserve Energy Future, The United States Environmental Protection Agency mengatakan hampir 90% sampah yang dibuang oleh rumah tangga, restoran, hingga supermarket terdiri dari sisa – sisa makanan yang sebenarnya dapat didaur ulang.

Selain itu, rumah tangga biasa menghasilkan hampir 474 pon sisa makanan setiap tahunnya. Ketika sampah dapur ini dibawa ke pembuangan sampah, memang mereka akan terurai dengan sendirinya. Namun, mereka akan melepaskan metana dan menambah emisi rumah kaca.

Pengomposan menjadi salah satu cara mendaur ulang sampah dapur yang paling mudah dan ramah lingkungan.

Ada beberapa kota yang sudah ramah dengan sistem pengomposan sehingga membuat wilayah pembuangan khusus organik. Namun sayangnya hal ini belum banyak dilakukan di Indonesia.

Anda bisa melakukan pengomposan sendiri di rumah, dengan memisahkan sampah di halaman rumah. Membaginya menjadi 4 bagian, yaitu sampah dapur hijau, coklat, sisa makanan, dan kemasan daur ulang.Continue reading