Berapa ukuran kloset jongkok yang pas untuk kamar mandi ?
Toilet menjadi salah satu ruangan terpenting dalam sebuah hunian. Oleh karena itu baik atau tidaknya instalasi akan berpengaruh terhadap kenyamanan para penghuninya. Nah, bagi Anda yang ingin merenovasi atau membangun toilet, informasi dan tutorial pemasangan kloset jongkok dibawah ini mungkin akan sedikit membantu.
Dibawah ini Kami akan memberikan sedikit ulasan mengenai ukuran kloset jongkok, cara pemasangan, cara kerja, hingga bagaimana cara memilih kloset jongkok yang baik. Lebih lengkapnya cek ulasannya dibawah ini!

Ukuran kloset jongkok yang pas untuk kamar mandi
Ukuran kloset jongkok yang tepat
Berbicara tentang ukuran dan cara pemasangan kloset jongkok, tentu saja tidak jauh berbeda dengan kloset duduk. Perbedaan yang cukup menonjol lebih kepada pemasangan keramik disekitar kloset.
Pada kloset jongkok pemasangan keramik dilakukan setelah kloset terpasang, berbeda dengan kloset duduk yang mana keramik dipasang terlebih dulu, baru setelah itu kloset dipasang. Nah, karena keramik dipasang setelah kloset dipasang, maka agar pemasangan keramik tidak boros, Anda membutuhkan ukuran yang tepat dan akurat.
Ketika membuat desain toilet, usahakan minimal panjang dan lebar ruangan berukuran 70cm x 70 cm. Ukuran ruangan ini sudah termasuk nyaman untuk anak kecil hingga dewasa. Selain itu usahakan pula untuk memasang kloset lebih tinggi dari lantai kamar mandi yakni sekitar 15 cm. Untuk ukuran kloset. Untuk ukuran sendiri pilihlah yang standar yakni panjang 50cm dan lebar 41cm.
Cara kerja kloset jongkok
Setiap kita menemui kloset, kita akan melihat fenomena air dalam kloset. Berapapun banyak air yang disiram, maka air akan tetap menggenang pada bagian tersebut. Selain itu kadar airpun akan tetap sama. Bahkan jika ada masalah terhadap kadar airnya, maka bisa jadi pertanda ada masalah dengan saluran pembuangan septic tank. Nah, kenapa hal ini bisa terjadi? Bagaimana cara kerja kloset jongkok?
Perlu diketahui, kloset jongkok berbentuk seperti huruf S atau seperti leher angsa. Kloset tidak berbentuk lurus yang artinya kotoran tidak langsung masuk kedalam tangki. Kotoran akan terlebih dulu masuk kedalam mangkuk kloset dan baru akan hilang masuk kedalam saluran septic tank setelah disiram air. Fungsi dari bentuk leher angsa agar kotoran tidak kembali dan berfungsi untuk menjaga air agar tidak hilang.
Air pada kloset biasanya akan normal kembali dalam waktu 7 detik. Jika dibutuhkan waktu yang lebih lama, bisa jadi ada bagian dalam saluran yang tersumbat. Jika hal ini terjadi, Anda tak perlu repot untuk menyiramnya dengan banyak air, karena hanya akan membuat air meluap. Jadi tunggu dan setelah surut segera atasi sumbatan.
Air dalam mangkok kloset fungsinya sebagai sarang penyaring bakteri serta menjadi sumbat bau dari tangki septic tank. Artinya, jika Anda mengosongkan air dalam mangkok kloset, maka bau kotoran akan tersebar keseluruh penjuru rumah.
Cara memasang kloset jongkok yang benar
Setelah kita mengetahui berapa ukuran kloset jongkok, selanjutnya ketahui cara memasang kloset jongkok yang benar. Berikut ulasannya:
- Tentukan dimensi serta posisi
Seperti yang diulas diatas, ukuran standar yang nyaman untuk ruangan kloset jongkok adalah 70cm x 70cm. Setelah itu pastikan pula jika posisi kloset jongkok lebih tinggi dari lantai kamar mandi.
- Persiapkan saluran pembuangan
Saluran pembuangan pada kloset standarnya menggunakan ukuran 4”. Untuk posisi dari lubang kloset bisa disesuaikan dengan model kloset yang dipasang. Lubang yang dibuat ini nantinya terhubung dengan septic tank. Setelah peralatan siap, selanjutnya lakukan pengukuran.
Jika lebar dari ruangan toilet 70cm, maka gunakan dinding pada bagian samping sebagai patokan untuk mendapatkan posisi tengah kloset. Tarik jarak 35cm dari dinding dan tepatkan tepat di bagian tengah.
Catatan, jika ruangan toilet Anda lebih dari 70cm, untuk jarak dengan dinding belakang dan samping tetap usahakan kurang lebih 35cm.
- Buatlah dinding penahan kloset lalu plester
Dinding penahan bisa dibuat dari batako atau bata. Setelah dinding terbentuk, lapisi menggunakan plester. Pastikan plesteran tersebut cukup kuat dan rapi sehingga tidak terjadi kebocoran air ataupun kotoran ke lantai kamar mandi.
- Pemasangan kloset
Pasang kloset dengan benar dan pastikan posisinya rata. Untuk memastikannya gunakan waterpass. Pemasangan kloset bisa dipasang ketika plester masih dalam kondisi basah.
- Pemasangan keramik
Ketika plester sudah kering, waktunya memasang keramik. Pemasangan keramik dilakukan setelah tahapan instalasi pembuangan dan instalasi air bersih selesai. Pastikan juga instalasi keduanya telah diuji. Jika ada kebocoran jangan buru-buru memasang keramik. Tunda terlebih dulu hingga kebocoran diperbaiki.
Bagaimana cara memilih kloset jongkok yang baik ?
Sekarang ini sudah banyak kloset jongkok dari berbagai merek yang ada dipasaran. Nah, karena kloset jongkok ini sangat erat berhubungan dengan kenyamanan, maka Anda harus bisa memilih mana yang memang berkualitas.
- Ukuran
Besaran ukuran kloset jongkok umumnya sama. Jika ada perbedaan, pastilah terpaut hanya beberapa cm saja. Jadi, ketika memilih kloset jongkok tak perlu terlalu repot seperti memilih kloset duduk yang tersedia dalam berbagai macam ukuran.
- Warna
Untuk masalah warna bisa disesuaikan dengan selera atau sesuai dengan warna toilet. Sekarang banyak pilihan warna untuk kloset duduk sehingga Anda bisa memilih mana yang paling selaras dengan toilet Anda.
- Fitur
Berbeda dari kloset duduk, secara umum kloset jongkok tidak memiliki fitur apapun. Namun belakangan ini mulai dikembangkan fitur penyiraman otomatis pada kloset jongkok. Menarik bukan? Meski begitu perlu diingaat jika penambahan fitur tentu akan berdampak pada harga. Semakin bagus fiturnya, maka semakin tinggi pula harganya.
Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berurusan dengan kloset jongkok. Nah, apakah ulasan diatas membantu?