Bahaya septic tank dalam rumah

Bahaya septic tank dalam rumah, hati – hati!

Mungkin masih banyak yang bingung, apakah boleh membuat septic tank dalam rumah ? Karena memang sering dijumpai dan tidak jarang ada saja hal – hal yang mengganggu kesehatan dan kenyamanan. Untuk dilihat juga tentunya tidak estetik. Namun bukan hanya itu sebab septic tank yang ada di dalam rumah akan menimbulkan beberapa bahaya.

Bahaya septic tank dalam rumah

Bahaya septic tank dalam rumah

  1. Menimbulkan bau

Akibat pertama ini yang paling wajar terjadi. Septic tank yang ada di luar saja masih sering mengeluarkan bau ketika ventilasinya tidak bekerja secara maksimal. Lalu bagaimana jika ada di dalam rumah? Tentunya hal ini tidak menyenangkan dan membuat penghuni rumah merasa tidak nyaman. Terlebih lagi jika ada tamu yang berkunjung.

Bau yang menguar tersebut pasti disertai dengan virus penyakit. Jika orang sehat yang menghirupnya, mungkin saja untuk terkena beberapa penyakit. Dan apabila orang yang sudah sakit mencium bau dari septic tank itu, proses penyembuhannya dapat terhambat. Jadi, pastikan untuk tidak meletakkan septic tank di dalam rumah atau pada teras depan.

  1. Mencemari air

Jarak ideal septic tank dari rumah atau bangunan itu minimal 1,5 meter. Sedangkan jaraknya dari sumur resapan paling tidak yaitu 10 meter. Jika membuatnya di dalam rumah, bukan hanya mengganggu kenyamanan. Tapi juga bisa dipastikan akan mencemari air dan lingkungan. Padahal air memiliki peran yang sangat penting untuk segala keperluan.

  1. Iritasi mata

Septik tank yang dibangun di dalam rumah akan menimbulkan bahaya lebih besar jika sudah menyerang sistem kesehatan. Seperti adanya Hidrogen sulfida yang terkenal beracun. Apabila menghirupnya dalam jumlah yang kecil saja, bisa mengakibatkan iritasi pada mata. Lalu bagaimana jika dalam konsentrasi yang tinggi? Tentu lebih fatal dan cepat terjadi akibatnya.

  1. Komplikasi pernapasan

Dalam septik tank terdapat gas yang memiliki bau khusus seperti telur busuk dan tidak berwarna. Seseorang yang menghirup gas tersebut dalam intensitas ringan bisa terserang sesak napas dan batuk yang terjadi terus menerus. Dan lebih bahaya lagi jika terlalu lama menghirupnya. Karena dapat terkena penumpukan cairan dalam paru-paru (edema paru-paru).

  1. Mengakibatkan keretakan lantai

Bahaya septic tank dalam rumah bisa mengakibatkan keretakan lantai. Pernah ada suatu kasus sebuah mobil yang terparkir di garasi terperosok ke dalam karena di bawahnya merupakan bangunan septic tank. Hal ini mungkin saja terjadi karena konstruksi tersebut sebelumnya tidak dipersiapkan untuk menahan beban. Jika membuatnya di dalam rumah, tidak menutup kemungkinan masalah ini juga timbul dan mengakibatkan keretakan lantai.

  1. Mudah meledak

Apakah mungkin septic tank dalam rumah bisa menimbulkan ledakan? Jika ada yang belum mengetahuinya, sebaiknya untuk lebih berhati-hati. Karena hal ini pun sering terjadi di beberapa negara. Penyebab utamanya yaitu adanya gas metana yang terdapat di dalam septik tank. Gas ini bukan hanya beracun, tapi juga mudah sekali meledak.

  1. Kekurangan oksigen

Bahaya terakhir inilah yang paling fatal jika membuat septik tank di dalam rumah. Karena dalam konsentrasi yang tinggi, gas metana akan menurunkan persentase oksigen di udara. Akibat selanjutnya yaitu terserang hipoksia. Bahaya lain jika menghirup gas tersebut adalah terkena gangguan bernama asfiksia, pneumonia, kehilangan kesadaran. Bahkan sampai mengakibatkan kematian.

Peraturan detail septic tank ideal dan jarak aman dengan sumur

Jarak jamban dan sumber air bersih minimal berapa meter? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita mesti memahami ketentuan detail dan ukuran septic tank yang diatur dalam Permenkes No. 3 Tahun 2014 dan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017. Setiap rumah maupun bangunan, terutama yang menjadi tempat aktivitas banyak orang, sangat penting untuk memiliki septic tank atau tanki septik yang aman.

Sebagai tempat penampungan dan pengolahan tinja sementara, keberadaan septic tank penting untuk mencegah penularan penyakit dan penyebaran bakteri. Selain itu, septic tank juga solusi mencegah timbunan tinja mencemari air dan lingkungan.

Peraturan tentang septic tank pemerintah juga sudah membuat peraturan tentang septic tank. Ketentuannya diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Berdasarkan lampiran dalam Permenkes tersebut, setiap jamban perlu dilengkapi dengan fasilitas septic tank. Adapun septic tank adalah suatu bak kedap air yang berfungsi sebagai tempat penampungan limbah kotoran manusia (tinja dan urine). Bagian padat kotoran manusia akan tertinggal dalam tangki septik. Sedangkan bagian cairnya keluar dari tangki septik dan diresapkan melalui bidang atau sumur resapan. Jika tidak memungkinkan dibuat resapan maka dibuat suatu filter untuk mengelola cairan itu.

Sedangkan menurut ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, septic tank harus kedap air. Septic tank juga perlu memiliki lubang kontrol, ventilasi, pipa masuk-keluar serta harus dikuras isinya, untuk dibuang dengan truk tinja secara reguler. Limbah dari septic tank itu dikirim ke Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Ketentuan SNI 2398:2017 lainnya mengharuskan septic tank memiliki bagian penampungan dan pengolah air limbah dengan kecepatan aliran lambat. Tujuannya memberi kesempatan pengendapan benda padat agar terjadi penguraian menjadi bahan larut air dan gas. Air yang keluar dari septic tank harus dialirkan ke tempat pengolahan lanjutan yang bisa berupa tiga macam bentuk, sesuai dengan kondisi lokasi:

  • Bidang resapan, sumur resapan pada daerah air tanah rendah
  • Sistem penyaringan dengan up flow filter pada daerah air tanah tinggi
  • Taman sanita pada daerah air tanah rendah dan air tanah tinggi
Jarak jamban dan sumber air bersih

SNI 2398:2017 pun mengatur jarak minimal yang aman antara lokasi tempat pengolahan septic tank dengan sumur dan bangunan. Detail ketentuannya adalah sebagai berikut:

  • Jarak minimal sumur resapan septic tank dengan sumur air bersih adalah 10 meter, dengan bangunan atau rumah 1,5 meter, dan dengan sumur resapan air hujan 5 meter.
  • Jarak minimal up flow filter septic tank dengan sumur air bersih, bangunan/rumah, dan sumur resapan air hujan, masing-masing adalah 1,5 meter.
  • Jarak minimal taman sanita septic tank dengan sumur air bersih, bangunan/rumah, dan sumur resapan air hujan, masing-masing adalah 1,5 meter.
Bentuk dan ukuran tangki septic tank

Sedangkan bentuk dan ukuran tangki septik berdasarkan ketentuan SNI 2398:2017 adalah sebagaimana perincian di bawah ini:

  1. Septic tank berbentuk segi empat dengan perbandingan panjang dan lebar 2:1 sampai 3:1. Minimal, lebar Septic tank 0,75 meter, panjang 1,5 meter, dan tingginya 1,5 meter, termasuk ambang batas 0,3 meter.
  2. Volume atau ukuran septic tank harus sesuai dengan jumlah pemakai.
  3. Ketentuan ukuran septic tank jenis tercampur (tinja bercampur dengan limbah rumah tangga), berdasarkan jumlah pemakai :
  • Jumlah pemakai 5 orang: volume 2,1 meter kubik (panjang 1,6 m, lebar 0,8 m dan tinggi 1,6 m)
  • Jumlah pemakai 10 orang: volume 3,9 meter kubik (panjang 2,1 m, lebar 1,0 m dan tinggi 1,8 m)
  • Jumlah pemakai 15 orang: volume 5,8 meter kubik (panjang 2,5 m, lebar 1,3 m dan tinggi 1,8 m)
  • Jumlah pemakai 20 orang: volume 7,8 meter kubik (panjang 2,8 m, lebar 1,4 m dan tinggi 2 m)
  • Jumlah pemakai 50 orang: volume 19,4 meter kubik (panjang 4,4 m, lebar 2,2 m dan tinggi 2 m)
  1. Ketentuan ukuran septic tank jenis terpisah (khusus tinja dan urin), berdasarkan jumlah pemakai:
  • Jumlah pemakai 10 orang: volume 1,66 meter kubik (panjang 1,6 m, lebar 0,8 m dan tinggi 1,3 m)
  • Jumlah pemakai 15 orang: volume 2,5 meter kubik (panjang 1,8 m, lebar 1,0 m dan tinggi 1,4 m)
  • Jumlah pemakai 20 orang: volume 2,9 meter kubik (panjang 2,1 m, lebar 1,0 m dan tinggi 1,4 m)
  • Jumlah pemakai 50 orang: volume 5,2 meter kubik (panjang 3,2 m, lebar 1,6 m dan tinggi 1,7 m)

Itulah uraian tentang bahaya membuat septic tank dalam rumah. Jika sudah mengetahui hal-hal itu, pastikan untuk merancang konstruksi yang tepat dan memperhatikan aturan saat pemasangannya. Bukan hanya dari segi jarak, pemilihan jenis septic tank juga harus diperhatikan.

Posted in Tips & Trik and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *