Banyak diminati berapa harga wc bekas di pasar rumput?
Sewajarnya kita mengenal pasar adalah sebagai tempat untuk menjual barang – barang baru. Mulai dari baju baru, tas baru sampai sepatu baru. Namun akan berbeda jika Anda berkunjung ke Jl. Sultan Agung, Manggarai, Jakarta.
Dekat dengan hatle busway Manggarai Anda akan menemukan pasar loak atau pasar yang menjual barang – barang bekas yang masih layak dipergunakan kembali. Salah satu yang dijual di pasar ini adalah Water Closet WC bekas.
Apa yang ada dibenak Anda ketika mendengar kata “WC bekas” ? mungkin bagi sebagian orang menganggap WC bekas adalah sesuatu yang menjijikan. Tetapi berbeda jika Anda sudah berkunjung ke Pasar Rumput yang lokasinya berada tidak jauh dari terminal bus Manggarai ini.

Berapa harga wc bekas di pasar rumput
Barisan WC duduk dan jongkok tertata rapi di trotoar Pasar Rumput. Ada yang berwarna pink, putih, biru dan krem. Jika dilihat dari jarak dekat, siapa yang menyangka WC yang bersih dan bening itu adalah WC bekas. Ternyata banyak peminatnya mulai dari orang biasa, pengusaha hingga artis.
“Ayo mba kloset bekasnya dilihat dulu saja, murah kok,” teriak Iyan salah satu penjaga toko saat disambangi.
Melalui tangan Iyan, WC yang awalnya kotor disulap menjadi WC yang baru. WC yang selesai dibersihkan itu pun dibungkus rapi dengan plastik.
Saat ditemui di ruko yang beruruan 5×5 itu, Iyan bercerita, harga WC bekas di pasar rumput bervariasi mulai yang dirinya jual dari Rp 700 ribu hingga Rp 2,5 juta.
“Tergantung modelnya, biasanya kalau model baru itu mahal, Rp 2 juta,” tutur Iyan sambil menunjukkan WC duduk merek Toto type 914.
Menurut pria asal Brebes ini, peminat yang paling banyak datang biasanya mencari merek Toto. Selain karena murah, alasan mereka membeli di sini karena kualitasnya.
Merek-merek yang dijual paling banyak adalah kloset bekas TOTO, ada juga Kochler, dan INA.
Iyan menyebutkan ada type Kohler merek dari China ia jual Rp 1,2 juta di mana ia beli dari pengepul itu Rp 500 ribu. Ada juga merek TOTO 660, ia jual seharga Rp 900 ribu sedangkan harga beli Rp 600 ribu.
Kebanyakan orang yang ke sini biasanya cari merek kloset bekas TOTO sih, dan di sini juga jualnya kebanyakan merek itu, ya mereka pasti cari yang murah dengan kualitas yang bagus, makanya ke sini,” ungkap penjaga toko.
Iyan yang sore itu sudah menjual sebanyak 5 set WC bekas bercerita, WC bekas memang masih banyak yang mencarinya. Tapi memang peminatnya tak sebanyak dulu.
“kalau dulu memang beneran ramai apalagi pas di pinggir kali Manggarai itu, kalu sekarang sehari bisa jual 5 set kloset bekas aja udah syukur,” tutur Iyan.
Sebelum berjualan di Pasar Rumput, lokasi penjual WC bekas ini berada di area pinggir kali Manggarai, tetapi karena penggusuran lalu pindah ke wilayah Lenteng Agung, setelah dari Lenteng Agung lalu ke daerah Pariaman dan terakhir di Pasar Rumput.
“Baru satu tahun lebih saya jual kloset bekas di sini” pungkas Iyan.