Cara instalasi pipa air

Cara instalasi pipa air yang baik dan benar

Dalam sebuah kontruksi bangunan, seringkali hal utama yang diperhatikan adalah area tertentu yang tampak dari bagian luar. Namun elemen penunjang lain juga perlu diperhitungkan dengan tepat untuk mendukung kegiatan yang berlangsung di dalamnya. Salah satunya adalah sistem perpipaan atau plumbing. Untuk mendapatkan instalasi pipa air yang baik dan benar untuk sistem perpipaan perlu Anda perhatikan standarisasi produk dengan baik mulai dari kontruksi, fungsi, serta keselamatannya.

Cara instalasi pipa air

Cara instalasi pipa air

Sepesifikasi serta jenis pipa sekarang ini sangat variatif, salah satunya untuk kebutuhan rumah tangga. Jenis pipa PVC adalah pilihan masyarakat yang cukup populer untuk digunakan dalam rumah tangga. Jika Anda mencari pipa PVC ekonomis dengan kualitas baik, banyak sekali merek pipa PVC yang bisa memenuhi hal tersebut. meskipun demikian kualitas dan performa pipa juga dipengaruhi oleh sistem yang terkonstruksi dengan baik. Mari, simak tips dan peralatan apa saja yang dibutuhkan dalam instalasi pipa !

Apa yang dibutuhkan untuk instalasi pipa air ?

Untuk melakukan cara memasang pipa air yang tepat, sebelum Anda perlu menyiapkan beberapa peralatan untuk mempermudah proses instalasi. Peralatan di bawah ini sangat umum digunakan dalam instalasi pipa:

  • Alat pemotong pipa

Saat membeli pipa PVC, Anda akan memperoleh pipa dengan ukuran panjang yang telah disediakan oleh toko. Kebanyakan jenis pipa PVC menawarkan ukuran panjang yang beragam mulai dari 2,9 meter hingga 5,8 meter. Oleh karena itu Anda membutuhkan gergaji atau alat pemotong lain untuk menyesuaikan panjang pipa dengan kebutuhan Anda. Pastikan Anda telah memperhitungkan secara presisi untuk hasil pemotongan yang rapi.

  • Pembersih pipa

Pembersih pipa yang tersedia di pasaran umumnya berbentuk cairan thinner atau aseton. Anda dapat memilih cairan pembersih pipa dengan merk apapun sesuai kebutuhan Anda. Pipa yang telah dibersihkan akan tampak lebih bersih dan performa pipa tetap terjaga.

  • Amplas dan kain bersih

Tidak hanya membersihkan pipa menggunakan cairan pembersih, Anda perlu melakukan tahap pembersihan lain. Gunakan amplas untuk menggosok ujung pipa sebanyak 3 sampai 5 kali sampai pipa terlihat bersih dan halus. Setelah itu, gunakan kain bersih untuk menghilangkan sisa debu dan kotoran pada permukaan pipa. Dengan begitu kotoran yang menempel sebelumnya tidak akan mengganggu proses pemasangan dan mengakibatkan penyumbatan.

  • Lem pipa PVC

Untuk menyambungkan beberapa pipa PVC, Anda tentu tidak boleh memilih jenis lem secara sembarangan. Ada lem khusus yang disediakan untuk kebutuhan instalasi pipa PVC. Salah satu lem pipa PVC yang direkomendasikan adalah OCI S100 PVC Solvent Cement. Lem pipa OCI memiliki daya rekat yang sangat tinggi, sehingga mencegah terjadinya kebocoran.

  • Kuas cat

Fungsi kuas pada instalasi pipa air sama halnya dengan fungsi kuas pada umumnya. Hal ini tentu saja dibutuhkan jika Anda perlu melakukan sambungan pada pipa. Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan merk kuas apa pun untuk mengoleskan lem pada pipa. Namun ingat, pilihlah jenis dan ukuran kuas yang sesuai dengan ukuran diameter pipa PVC dan sambungan pipa PVC yang digunakan. Lem Pipa PVC OCI S100 sudah dilengkapi dengan kuas, sehingga memudahkan Anda dalam proses penyambungan pipa.

  • Fitting atau sambungan

Pipa Jika rancangan sistem perpipaan Anda memiliki beberapa area yang tidak beraturan atau tidak lurus, maka Anda membutuhkan sambungan atau fitting untuk melengkapi. Namun, jangan sampai sembarangan memilih fitting untuk sambungan pipa Anda. Pahami fitting pipa utama yang digunakan. Tidak semua jenis sambungan pipa tersedia dalam fitting AW dan D. Pada produk Pipa terdapat 5 jenis sambungan yang dapat Anda gunakan. Ukuran yang tersedia bervariasi mulai dari ½”-1” untuk fitting AW dan 2”-6” untuk fitting D. Pastikan Anda memilih jenis sambungan yang tepat untuk kebutuhan Anda, agar saluran air terkonstruksi dengan baik.

Seluruh peralatan tersebut digunakan dalam proses instalasi pipa seperti air bersih, instalasi pipa air kotor, instalasi pipa kamar mandi, dan area instalasi lainnya. Mulailah proses pemasangan pipa PVC Anda dengan mempersiapkan 5 hal tersebut ya!

Pemipaan air bersih & air kotor yang biasa digunakan di rumah tinggal

Secara bahasa arti plumbing adalah pipa saluran air tetapi secara sederhana dan kebiasaan kita sistem plumbing juga bisa di sebut sistem pengairan di rumah kita baik air bersih atau pun air kotor.

Sistem pengairan di rumah kita pada intinya terbagi ke dalam dua kategori yaitu air bersih dan air kotor.

  • Sistem air bersih

Air bersih biasa kita gunakan untuk mandi ataupun di gunakan untuk air minum.

Sistem pemipaan air bersih ini biasnya menggunakan pipa 1/2 “ untuk mendistribusikan air bersih dari penampung air sementara berupa torn atau tangki air. Untuk air bersih dari sumber ke penampung sementara biasanya menggunakan pipa 3/4 “.

Tidak lupa juga aksesoris yang di pakai untuk melengkapi sistem pemipaan air bersih antara lain knee polos, knee drat dalam, te, sealtape, kran air, lem pipa  dan jika di butuhkan agar pemipaanya rapi di pasang klem.

Pemasangan pipa air bersih ini sebaiknya dinding sebelum di plester dan di aci, sehingga tukang bekerja tidak berulang kali, kalaupun sudah terlanjur pasangan dinding sudah di plester dan di aci maka dinding tersebut di bobok kembali bisa menggunakan mesin grinda atau bobok manual pakai pahat beton dan palu.

Tentu pekerjaan yang di rencanakan dapat di laksanakan akan menghasilkan pekerjaan yang rapi dan efisien di bandingkan dengan pekerjaan yang di lakukan dua kali atau lebih.

Maka dari itu perencanaan dan pengawasan dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan rumah sangat lah penting.

  • Sistem air kotor

Air bekas pakai baik cuci piring, bekas di pakai untuk mandi atau bisa juga air hujan itu yang sering di sebut air kotor.

Dalam pemipaan air kotor ini sangat berbeda ukuranya dengan pemipaan air bersih. Ukuran dari sistem pembuangan air kotor pipa yang di gunakan lebih besar. Biasanya menggunakan pipa ukuran 3” atau 4”. Ukuran yang besar ini di maksudkan untuk memperlancar air bekas baik dari cuci piring atau bekas mandi. Ketika kita mencuci piring kadang sampah juga ke bawa oleh air ini sehingga di perlukan pipa yang besar agar tidak mampet.

Pemasangan pipa air kotor ini di letakan di bawah lantai dengan sudut kemiringan kearah tujuan akhir, jadi pipa yang letaknya di dalam atau sumber air kotor berupa bak cuci piring atau dari kamar mandi lebih tinggi dari pipa yang berada di penampung rembesan atau got.

Selain pemipaan air kotor pada cucian air piring dan air bekas kamar mandi yang tidak kalah penting adalah pemipaan air kotor pada air hujan. Pipa yang di pasang vertikal ini harus di lapisi dengan kawat halus agar pada saat pipa di cor beton atau terlapisi dengan plesteran bisa merekat dengan baik. Kalau tidak di lapisi dengan kawat halus pipa akan mudah terpisah dengan cor beton atau plesteran yang menyebabkan dinding retak dan bocor.

Hal yang penting dalam pemipaan baik air bersih ataupun air kotor antara lain :
  1. Harus di pastikan bahwa pada saat penyambungan pipa lem di olesin rata agar tidak terjadi kebocoran di suatu saat nanti.
  2. Pada saat potong pipa sebaiknya pakai gunting jangan gergaji karena kalau pakai gunting hasil potongannya halus tidak meninggalkan serbuk bekas gergajian dan pada saat di sambungkan ke sok atau pipa bisa menutup rapat. Tetapi jika menggunakan gergaji akan menghasilkan potongan kasar di ujungnya yang bisa menyebabkan kebocoran karena tidak rapat pada saat penyambungan dan menimbulkan serbuk pipa bekas potongan.
  3. Pipa yang di kasih lem harus di pastikan bersih dari serbuk kotoran atau debu yang menempel pada ujung pipa yang akan di sambung.
  4. Jenis type pipa yang di gunakan sebaiknya menggunakan yang AW agar tidak mudah pecah atau retak.
Tips memasang pipa air
  • Tentukan sumber air

Ketahui sumber air yang ingin Anda gunakan sebelum membuat rancangan dan memasang pipa air. Umumnya, untuk kebutuhan air bersih sebuah bangunan dapat menggunakan jaringan PAM dan air tanah. Setelah menentukan sumber air yang ingin digunakan, barulah Anda dapat menentukan jenis dan ukuran pipa yang dibutuhkan. Menggunakan sumber air tanah akan memberikan kesempatan bagi Anda untuk memodifikasi ukuran pipa.

  • Letak sistem pipa

Spesifikasi teknis pemasangan pipa air bersih maupun kebutuhan pipa lainnya dapat dilakukan dengan 2 metode. Anda dapat menggunakan instalasi tertanam atau menempel. Tentu saja keduanya memiliki hasil yang berbeda secara visual, karena instalasi menempel akan lebih tampak dibandingkan instalasi tertanam yang meletakkan pipa di dalam tanah atau dinding.

  • Model konstruksi pipa

Selain letaknya, Anda juga dapat menentukan model untuk sistem pemasangan pipa air bersih. Pahami kondisi lingkungan dan ketersediaan anggaran Anda sebelum menentukan pilihan. Model instalasi dengan sistem tertutup umumnya ditemukan pada area yang membutuhkan tekanan air lebih kuat, karena seluruh pipa tersambung tanpa ada bagian yang terputus. Sementara itu, instalasi dengan sistem terbuka memerlukan perencanaan yang lebih teliti untuk menghindari terjadinya aliran debit air yang tidak merata dan timbulnya gangguan lain pada distribusi air di titik tertentu jalur pipa.

  • Material pipa

Jenis material pipa di pasaran sangat beragam. Anda tidak hanya menemukan pipa PVC atau uPVC, melainkan juga pipa dengan material tembaga, galvanis hingga HDPE. Masing-masing produk memiliki fungsi dan membutuhkan jumlah biaya yang berbeda mulai dari pembelian hingga pemasangan. Pelajari karakteristik dari masing-masing jenis pipa air, sehingga Anda dapat memperkirakan harga pemasangan pipa air yang dibutuhkan.

Umumnya terdapat 7 jenis pipa yang dapat diaplikasikan untuk kebutuhan air bersih dan kebutuhan sehari-hari. Namun, pipa jenis PVC dan uPVC lah yang paling direkomendasikan karena keduanya terbuat dari bahan dasar Polivinyl Chloride. Sekalipun mengandung plasticizer, material PVC dikenal aman serta jauh dari kandungan zat yang dapat mengkontaminasi air dan membahayakan kesehatan Anda.

Demikian penjelasan dan tips cara instalasi pipa air yang baik dan benar. Jika masih ada yang belum jelas Anda bisa bertanya di kolom komentar, terimaksih.

Posted in Tips & Trik and tagged , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *