Penting cara menghemat air saat musim kemarau
Kenapa harus menghemat air? Pertanyaan ini sering diungkapkan individu setiap musim kemarau. Air menjadi sumber utama kebutuhan makhluk hidup, sebanyak 70 persen permukaan bumi di tutupi dengan air, namun sampai sekarang ini banyak beberapa bagian dunia yang menderita karena keurangan sumber daya air.
Kebanyakan manusia menganggap air sebagai sumber daya yang tidak terbatas. Namun dalam kenyataannya, air adalah sumber daya yang bisa habis jika tidak dilestarikan dengan baik. Maka dari itu kita harus menghemat air saat musim kemarau panjang.
Perubahan iklim dan pemanasan global juga bisa menimbulkan ancaman baru terhadap sumber daya air. Apabila manuisa boros akan pemakaian air maka flora dan fauna juga terancam kehidupannya.

Cara menghemat air saat musim kemarau
Upaya konservasi dan menghemat air sangat penting dilakukan untuk memastikan sumber daya air terus ada untuk generasi mendatang. Air bersih juga harus dihindarkan dari dampak pencemaran lingkungan supaya tidak mengganggu kesehatan manusia.
Menurut Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) pada tahun 2019 mencatat bahwa terdapat 2,2 miliar orang atau seperempat populasi dunia masih kekurangan air minum yang aman dikonsumsi. Sementara itu, 4,2 miliar orang tidak memiliki layanan sanitasi yang aman dan 3 miliar tidak memiliki fasilitas cuci tangan dasar. Itu semua disebabkan oleh krisis air bersih.
Permasalahan krisis air bersih sering terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Terutama pada musim kemarau panjang. Pasokan air bersih pun terbatas, sehingga memengaruhi aktivitas Mandi Cuci Kakus (MCK). Menurut Bappenas, krisis air bersih ini disebabkan oleh kerusakan hutan dan musim kemarau panjang.
Cara menghemat air bersih
Ada banyak cara untuk hemat air bersih, selain membantu melestarikan ketersediaan air bersih, hemat air juga akan mengurangi tagihan PDAM Anda. Berikut cara menghemat air saat musim kemarau di lansir dari laman ownwater.com.
- Selalu matikan keran jika sudah tidak digunakan
Cara yang pertama yaitu dengan mematikan keran ketika Anda tidak menggunakan air yang mengalir dari keran air. Jangan biarkan keran terus menyala baik saat menggosok gigi, mencuci tangan, mencuci muka atau ketika sedang mencuci piring. Langkah kecil ini bisa menghemat setidaknya 6 liter air bersih setiap menitnya jika dapat dilakukan secara konsisten.
- Mandi dengan cepat
Mandi dengan cepat memungkinkan Anda menghemat waktu dan juga menghemat air. Rata – rata orang menggunakan 6 – 45 liter air saat mandi. Mandi dengan cepat akan membantu Anda mengurangi penggunaan air bersih. Tips mandi agar cepat, atur waktu mandi Anda dengan durasi lagu yang Anda putar.
- Gunakan toilet dengan flush atau siraman yang rendah
Toilet flush rendah memungkinkan pemilik rumah untuk mengurangi konsumsi air hingga 30 persen. Jika dana Anda terbatas, Anda bisa memasang konverter dual flush di kamar mandi standar Anda. Konverter ini akan membantu menghemat air bersih hingga 70 persen.
- Berhenti menggunakan toilet sebagai tempat membuang sampah
Kebiasaan yang sering dilakukan orang adalah membuang sampah tisu atau pembalut ke dalam toilet. Membuang sampah ke toilet tidak hanya akan menyebabkan saluran air tersumbat tetapi juga akan membuang air bersih, ketika Anda memaksa untuk menyiramnya. Untuk solusinya Anda dapat menyimpan tempat sampah kecil di dalam kamar mandi Anda, supaya tidak membuang sampah ke toilet.
- Siram tanaman sesuai dengan kebutuhan
Selama musim hujan, air hujan sudah menyediakan pasokan air yang cukup untuk tanaman Anda. Jadi saat musim hujan Anda tidak perlu lagi menyiramnya. Jangan hanya menyirami tanaman karena kebiasaan, itu bisa boros air bersih.
Lalu jangan menyirami tanaman Anda secara berlebihan, penyiraman tanaman secara berlebihan tidak hanya menyebabkan pemborosan air bersih, tetapi juga akan menghilangkan nutrisi yang berharga dari tanah.
- Gunakan gayung, bukan selang untuk menyiram tanaman Anda
Jika Anda memilki halaman atau kebun yang cukup luas, jangan gunakan selang, sirami tanaman Anda dengan gayung. Sebuah studi yang dilakukan oleh EPA mengungkapkan bahwa pemilik rumah dapat menghemat air 33 persen lebih banyak jika mereka memilih untuk menyirami tanaman mereka dengan tangan atau gayung.
- Sirami tanaman Anda di pagi hari
Perlu Anda ketahui pada pagi hari, tanaman hanya mengalami sedikit kehilangan air karena penguapan. Dengan demikian tanaman hanya memerlukan sedikit air. Namun ketika siang hari matahari akan bersinar cerah, penguapan akan meningkat, dan menyebabkan banyak air terbuang sia – sia. Untuk itu alangkah baiknya jika Anda menyiram tanaman pada pagi hari.
- Gunakan mesim cuci baju dan piring yang memiliki efesiensi tinggi
Mesim cuci konvesional akan mengonsumsi hingga 205 liter air per sekali digunakan. Mesin cuci dengan efisien tinggi dapat mengurangi konsumsi air hingga 25 liter air bersih per sekali digunakan.
Mesin cuci dengan efisiensi tinggi tidak hanya membantu menghemat air tetapi juga energi. Jadi jika Anda berkomitmen untuk hemat air bersih, mulai lah menabung untuk membeli mesin cuci dengan efisiensi lebih tinggi.
- Lakukan pemeriksaan rutin keran atau pipa untuk mencegah kebocoran air
Meskipun pipa atau keran air hanya mengalami kebocoran kecil dan air yang keluar hanya setetes demi setetes sebaiknya keran atau pipa tetap harus secepatnya diperbaiki sebelum kebocoran yang terjadi semakin parah. Sebetulnya kerana tau pipa air yang bocor bisa menghabiskan air bersih sampai 15 liter per hari. Tentu sangat disayangkan bukan jika hanya akan terbuang sia – sia.
- Pasang meteran air
Pantau penggunaan air dirumah Anda agar hanya digunakan seusai kebutuhan penting saja. Anda bisa menggunakan meteran air untuk membantu mengontrol penggunaan air.
- Belajar menampung air hujan
Menampung air hujan adalah salah satu tips terbaik dalam menghemat air. Air hujan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Air hujan yang ditampung dalam gentong ataupun wadah tampungan lainnya bisa dimanfaatkan untuk menyirami tanaman atau mencuci mobil.
- Gunakan wastafel dengan bak ganda
Ketika sedang mencuci piring, isi wastafel dengan air penuh sabun hangat dan yang lainnya dengan air dingin. Pertama cuci setiap peralatan dan piring di wastafel pertama yang penuh sabun, kemudian bilas di wastafel dengan air dingin. Wastafel bak ganda membantu menghemat banyak air, sebab kebanyakan orang akan membiarkan keran tetap terbuka ketika mencuci piring.
Demikianlah cara menghemat air saat musim kemarau panjang. Selain untuk hemat air, hal ini juga penting untuk keberlangsungan kehidupan di bumi.
Melestarikan air bersih mempunyai manfaat dibidang ekonomi dan lingkungan. Migrasi global dan urbanisasi yang meningkat telah menyebabkan permintaan dan kebutuhan air yang terus meningkat.
Permintaan air yang meningkat juga menyebabkan penurunan permukaan air tanah meski hal ini tidak kita rasakan secara langsung. Jika dibiarkan saja tanpa adanya kesadaran kita lama – kelamaan penyimpanan air tanah akan ikut menipis.