Fungsi saluran air pada bangunan

Fungsi saluran air pada bangunan

Ketika mendirikan sebuah bangunan, pipa saluran air merupakan element paling penting yang tidak dapat terpisahkan. Tanpa pipa, aktivitas sanitasi akan terganggu dan dapat menyebabkan berbagai permasalahan. Berikut merupakan fungsi saluran air pada bangunan yang kerap dibutuhkan untuk rumah, hotel, apartemen, fasilitas umum dan sebagainya.

Fungsi saluran air pada bangunan

Fungsi saluran air pada bangunan

  1. Sumber air bersih

Tidak selalu suatu wilayah mempunyai sumber air dalam jangkauan terdekat. Bisa jadi, suplai air berasal dari sumber yang terletak puluhan sampai ratusan kilometer. Hal tersebut yang sering terjadi pada sytem distribusi air modern, yang dijalankan oleh (PDAM) Perusahaan Daerah Air Minum.

Melalui jaringan perpipaan, penyaluran air bisa sampai pada tiap rumah, untuk dimanfaatkan setiap hari. Saluran air perpipaan utama, biasanya dibangun untuk kebutuhan ini sebelum akhirnya air di alirkan pada tiap – tiap bangunan yang terdapat di kawasan tertentu.

Tidak hanya di daerah pinggiran atau perkotaan, system transportasi air dari sumber, secara swadaya juga sering dibangun oleh masyarakat. Terutama pada masyarakat dengan kondisi lingkungan kering, tanpa sumber air. Sumber air dari sungai akan diambil melalui pipa, dan pada akhirnya dialirkan ke rumah – rumah masyarakat sekitar.

  1. Transportasi saluran air dalam bangunan

Terutama di daerah perkotaan, mencari sumber air bersih bisa jadi akan lebih susah, tanpa instalasi perpipaan. Padahal kebutuhan air sangat dibutuhkan untuk berbagai aktivitas, mulai memasak sampai kegiatan sanitasi seperti mandi, mencuci dan buang air.

Fungsi Saluran air bersih pada bangunan rumah dan gedung dibutuhkan untuk suplai air bersih setiap saat. Melalui transportasi perpipaan, air berjalan dari sumber menuju titik keran untuk digunakan. Proses ini mempermudah aktivitas sanitasi dan kebutuhan air lainnya.

Setidaknya, ada tiga jenis kebutuhan saluran air bersih yang bisa terpenuhi dengan pemilihan material produk pipa yang tepat. Untuk saluran air sederhana, bisa menggunakan pipa PVC. Sementara untuk saluran air berkualitas, bisa dengan pipa HDPE. Dan untuk saluran air bersih bersuhu tinggi, menggunakan jenis pipa PPR.

  1. Sebagai saluran pembuangan limbah domestik

Fungsi saluran air tidak hanya digunakan untuk distribusi air bersih saja, bekas air yang sudah dipakai selanjutnya menjadi limbah sebab telah bercampur dengan limbah domestik dan sebagainya, tanpa adanya saluran air yang baik, proses ini akan berdampak kurang baik, terutama munculnya risiko pencemaran lingkungan.

Dalam hal ini, diperlukan system pembuangan secara tertutup, sehingga air dan limbah yang terbuang tidak berada pada tempat sembarangan. Dan hal ini, limbah dibuang ke tempat tertutup, sehingga higienitas lingkungan tetap terjaga, tanpa risiko terjadi pencemaran.

Oleh sebab itu, selain saluran pipa air bersih, umumnya pada setiap bangunan seperti rumah dan sejenisnya juga tersedia jenis pipa air limbah. Berbeda dengan saluran air bersih, saluran air limbah bekerja dengan gravitasi, sehingga tidak membutuhkan pipa dengan spesifikasi tinggi.

  1. Kebutuhan lain penunjang saluran air

Produk instalasi pipa juga kerap digunakan untuk kebutuhan lain selain fungsi saluran air pada bangunan. Dalam hal ini penunjang kebutuhan lain, seperti membuat lubang pipa udara, dan pembuangan gas pada saluran air kotor atau septic tank.

Meski tidak dialiri air, kebutuhan ini sangat penting, terutama dalam hal keamanan. Sudah bukan pertama, kebocoran gas septic tank atau saluran pembuangan berakibat fatal. Terutama saat terpapar api, gas metana yang tersulut bisa menyebabkan daya ledak yang tidak ringan contoh kasus di jakarta septic tank meledak menewaskan dua orang.

Ventilasi ini berfungsi mengurangi pengumpulan gas yang terjadi pada bagian saluran pembuangan. Dan biasanya agar tidak menggangu, letaknya berada di luar ruangan, atau tempat yang sering tidak terjangkau atau ditempati dalam waktu lama (Umumnya bagian outdoor).

  1. Sistem anti kebakaran

Saluran perpipaan juga kerap digunakan untuk metode pengamanan, dalam hal ini pada saat terjadi kebakaran. Mekanisme ini biasa dikenal dengan istilah saluran hidran, yang merupakan komponen perlindungan aktif bangunan pada saat terjadi kebakaran.

Rangkaian hidran biasanya dipasang sedemikian rupa, sehingga secara otomatis akan menyala pada saat terpapar panas dari api. Mekanisme ini membutuhkan produk pipa bertekanan tinggi. Karena secara aktif, saluran akan mendapat tekanan konstan dalam waktu lama.

Dengan cara ini, risiko kerusakkan akibat kebakaran yang terjadi di dalam rumah, atau bangunan dapat diminimalisir. Sehingga memperkecil pula kejadian korban jiwa dan harta benda karena permasalahan api, atau terjadinya kebakaran yang kerap tidak disangka datangnya.

  1. Jalur transportasi air hujan

Fungsi saluran air pada bangunan sebagai jalur transportasi air hujan, tanpa antisipasi yang baik musim hujan sering berdampak kurang baik pada bangunan. Terutama limpahan air yang tidak dialirkan dengan benar akan berpotensi mengakibatkan berbagai permasalahan.

Mulai dari atap bocor, tembok keropos, atap dan tembok berlumut dan sebagainya. Semua ini bisa diatasi menggunakan system drainase, atau penyerapan limpahan air hujan, untuk ditempatkan pada lokasi yang sudah di tentukan. Selain dapat mengurangi resiko genangan, cara ini juga dianggap lebih ramah lingkungan.

Air yang tersimpan pada lokasi tertentu, akan terserap ke dalam tanah. Yang nanti pada akhirnya sumber air bersih akan meningkat, sangat ideal untuk menghadapi musim kemarau yang sering bermasalah dengan sumber air. Cara ini juga membuat air hujan bisa dimanfaatkan untuk mencuci kendaraan, digunakan untuk menyiram tanaman dan suplai air kolam ikan.

Nah, itulah pembahasan lengkap mengenai fungsi saluran air pada bangunan. Semoga dengan adanya artikel ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan Anda, Terimakasih.

Posted in Tips & Trik and tagged , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *