Menghilangkan jamur di kamar mandi

Menghilangkan jamur di kamar mandi begini caranya!

Jamur tumbuh di kamar mandi merupakan masalah umum yang sering dihadapi oleh kebanyakan orang. Jamur tumbuh di area yang lembab dan gelap, seperti kamar mandi, sebab adanya kelembaban tinggi dan sirkulasi udara yang buruk. Jamur dapat membuat lingkungan kamar mandi menjadi kotor dan berpotensi menimbulkan masalah lain seperti tumbuh bakteri sampai gatal – gatal.

Perlu untuk memperhatikan kebersihan kamar mandi supaya jamur tidak terus menerus tumbuh memenuhi seluruh bagian kamar mandi. Bagaimana caranya? Anda harus menerapkan cara – cara di bawah ini untuk membuat kamar mandi bersih dan bebas jamur kembali.

Menghilangkan jamur di kamar mandi

Menghilangkan jamur di kamar mandi

Faktor penyebab munculnya jamur kamar mandi

Meski ruangan kamar mandi sama – sama memiliki kondisi lembap, faktanya tidak semua kamar mandi ditumbuhi jamur. Apabila lantai atau dinding kamar mandi Anda berjamur, kemungkinan beberapa hal dibawah ini lah yang bisa menjadi penyebabnya.

  • Dinding atau lantai selalu dalam kondisi basah

Jamur lebih mudah muncul di lingkungan yang basah ataupun lembap. Apabila lingkungan kamar mandi Anda selalu basah dan tidak didukung sirkulasi udara yang baik, jamur pun akan semakin mudah berkembang biak. Untuk itu, memisahkan antara kamar mandi kering dan basah bisa dijadikan salah satu alternatif mencegah munculnya jamur kamar mandi.

  • Desain kamar mandi kurang tepat

Desain kamar mandi ternyata juga dapat memengaruhi munculnya jamur di ruangan kamar mandi. Kamar mandi yang didesain dengan bak misalnya, cenderung lebih gampang berjamur dibandingkan dengan desain kamar mandi modern yang sudah dilengkapi sistem shower. Hal ini karena keberadaan bak mandi menyebabkan adanya kubangan air terbuka, yang akan berpotensi menjadi tempat perkembang biakan jamur.

  • Sirkulasi udara dan sinar matahari kurang

Sirkulasi udara yang kurang juga dapat menyebabkan kondisi kamar mandi selalu lembap. Alhasil, jamur menjadi lebih mudah tumbuh. Tidak hanya itu, kamar mandi yang didesain tanpa penerangan alami yang memadai juga lebih rentan ditumbuhi jamur. Untuk itu, sebaiknya selalu pastikan kamar mandi mendapatkan sinar matahari cukup agar lebih sehat dan tidak lembap.

  • Kondisi dinding yang tidak waterproof

Di antara beberapa bagian kamar mandi, bagian dinding menjadi salah satu yang paling mudah ditumbuhi jamur. Sebab itu, memastikan dinding kamar mandi sudah dilapisi material yang bersifat tahan air atau waterproof sangan penting untuk dilakukan. Sebagai langkah alternatif, Anda dapat memasangkan keramik atau melapisinya dengan cat dinding waterproof.

Karena, dinding kamar mandi yang dibiarkan terbuka begitu saja rentan terciprat air dan menyebabkannya meresap ke pori – pori dinding. Dalam jangka waktu lama, hal tersebut bisa memicu tumbuhnya jamur hitam atau jamur kuning di kamar mandi rumah Anda.

  • Kamar mandi jarang dibersihkan atau disikat

Kamar mandi yang jarang dibersihkan dan disikat tentu juga akan lebih mudah berjamur. Proses pembersihan dan penyikatan sangat penting dilakukan setidaknya 2 – 3 minggu sekali untuk membuat jamur dan lumut yang tumbuh masih mudah dibersihkan dan penyebaran spora pun dapat diminimalkan.

Cara menghilangkan jamur di kamar mandi

Membersihkan jamur di kamar mandi dapat melibatkan beberapa cara berikut ini:

  1. Sediakan perlengkapan bersih – bersih

Siapkan semua perlengkapan yang dibutuhkan, seperti sarung tangan, lap kering, sikat atau spons, cairan pembersih kamar mandi yang sesuai, dan larutan karbol yang khusus untuk menghilangkan jamur. Pastikan ruangan mempunyai ventilasi yang baik atau nyalakan kipas exhaust fan untuk mendapatkan sirkulasi udara yang lebih baik. Jika ada noda atau kotoran yang membandel, siapkan karbol khusus yang sesuai untuk menghilangkannya.

  1. Gunakan karbol pembersih kamar mandi

Aplikasikan karbol khusus kamar mandi secara merata ke permukaan yang akan dibersihkan, seperti dinding, lantai, wastafel, bak mandi, dan shower. Pastikan untuk membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan pada kemasan pembersih. Biarkan pembersih bekerja selama beberapa menit agar dapat melunakkan kotoran dan noda.

Karbol kamar mandi mengandung bahan kimia seperti klorin yang efektif dalam membunuh jamur dan mikroorganisme lainnya. Namun, penting untuk menggunakan karbol dengan hati – hati dan mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan. Karbol harus diencerkan dengan air sebelum digunakan, dan pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan dalam kondisi ventilasi yang baik.

Selain itu, hindari penggunaan karbol pemutih pada permukaan yang dapat terdegradasi atau berubah warna, seperti kayu atau beberapa jenis bahan lainnya. Perhatikan juga karbolnya nggak bercampur dengan bahan kimia lain untuk menghindari reaksi berbahaya.

  1. Sikat dan gosok permukaan

Langkah selanjutnya untuk menghilangkan jamur di kamar mandi pakai sikat atau spons yang sesuai untuk membersihkan permukaan dengan gerakan melingkar atau horizontal. Anda sebaiknya focus pada area yang lebih rentan terhadap pertumbuhan jamur di dalam kamar mandi, seperti celah, sambungan, atau area yang sering lembap. Gosok dengan lembut tetapi tegas untuk menghilangkan noda dan kotoran yang menempel.

  1. Bilas sisa cairan pembersih

Setelah selesai membersihkan lantai kamar mandi, bilas lantai dengan air bersih untuk menghilangkan residu pembersih. Pastikan untuk mengeringkan lantai dengan baik menggunakan lap kering atau kipas exhaust untuk menghindari kelembaban berlebih yang dapat mendorong pertumbuhan jamur kembali.

  1. Beri sirkulasi yang memadai

Setelah menghilangkan jamur dengan perawatan di atas, pastikan kamar mandi Anda dilengkapi dengan kipas exhaust yang berfungsi dengan baik. Setelah mandi atau menggunakan shower, nyalakan kipas exhaust selama beberapa saat untuk mengeluarkan uap air dari ruangan. Jika kamar mandi Anda tidak memiliki kipas exhaust, pertimbangkan untuk membuka jendela atau menggunakan kipas portabel untuk sirkulasi udara.

Jika kamar mandi Anda cenderung sangat lembab, pertimbangkan untuk menggunakan dehumidifier. Alat ini membantu menghilangkan kelembaban berlebih. Anda juga wajib memberikan ventilasi yang cukup agar kelembapan terjaga dengan sempurna sehingga resiko tumbuhnya jamur akan semakin kecil.

  1. Pasang pelapis anti jamur

Sebelum menggunakan pelapis anti – jamur, pastikan area yang akan Anda lapisi sudah bersih dari jamur, lumut, atau kotoran lainnya. Gunakan pembersih kamar mandi yang sesuai dengan sikat atau spons untuk membersihkan area dengan baik. Pastikan permukaan benar – benar kering sebelum melanjutkan.

Ikuti petunjuk pada kemasan pelapis anti jamur yang Anda gunakan. Pastikan untuk membaca instruksi dengan teliti untuk mengetahui cara penggunaan yang tepat dan perlindungan yang dibutuhkan saat mengaplikasikannya.

Terapkan pelapis anti – jamur dengan menggunakan kuas atau roller yang direkomendasikan pada kemasan. Pastikan juga untuk mendistribusikan pelapis secara merata di area yang ingin Anda lindungi. Hindari pengaplikasian terlalu tebal atau berlebihan.

Untuk menghilangkan jamur di kamar mandi dan mencegah pertumbuhan jamur di lantai kamar mandi, disarankan untuk Anda supaya melakukan pembersihan rutin secara teratur. Pastikan untuk membersihkan lantai kamar mandi setidaknya seminggu sekali atau lebih sering jika diperlukan, terutama jika Anda mempunyai masalah kelembaban yang persisten pada kamar mandi. Dijamin kamar mandi nggak bakal berjamur lagi dan Anda dapat memakainya dengan nyaman.

Posted in Tips & Trik and tagged , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *