Masyarakat diminta melapor jika pipa PDAM bocor
Perusahaan Daerah Air Minum Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Masyarakat diminta melapor jika pipa PDAM bocor supaya bisa langsung dilakukan perbaikan dan tidak mengganggu penyaluran air ke rumah warga yang nantinya bisa menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Direktur PDAM Delta Tirta Sidoarjo Dwi Hari Suryadi di Sidoarjo, kamis, mengatakan letak geografis kabupaten Sidoarjo yang tidak rata, menyebabkan sering ditemukan kebocoran pipa air bersih milik PDAM.
“Kami berharap peran aktif masyarakat, jika menemukan kebocoran pipa PDAM segera melapor dengan cara menghubungi kontak PDAM,” harap Dwi Hari Suryadi.

Masyarakat diminta melapor jika pipa PDAM bocor
Berdasarkan laporan yang didapat dari masyarakat, selanjutnya petugas akan mendatangi lokasi kebocoran pipa untuk melakukan pengecekan dan juga perbaikan untuk memperbaiki kebocoran pipa memang tidak bisa dilakukan dengan cepat.
Petugas PDAM harus memperhitungkan efek yang akan ditimbulkan dari terjadinya masalah kebocoran terlebihdahulu. Jika kebocoran pipa PDAM dinilai ringan, maka bisa segera diperbaiki namun jika tergolong besar konsekuensinya terpaksa harus mematikan saluran air untuk sementara waktu.
“Kadang pelanggan tidak mau tahu soal itu. Akibatnya, tahunya masyarakat kita lamban menindak lanjuti kebocoran,” katanya.
Isnawan menjelaskan salah satu penyebab kebocoran pipa PDAM yaitu pergeseran tanah. Hal ini membuat pipa yang tertanam ikut bergeser dan berujung pada keretakan pipa.
“Kalau dibiarkan tentu akan menyebabkan kebocoran pada pipa,” imbuhnya.
Terkait hal itu, pihak PDAM akan menoleransi kerugian akibat kebocoran pipa sebesar 25 persen, lebih tinggi 5 persen dibanding standar nasional.
“Kami berupaya melayani air bersih secara maksimal kepada masyarakat. Tapi di sisi lain, biaya perawatan jaringan sangat tinggi, sehingga menyebabkan kerugian yang cukup banyak,” katanya.
Salah satu pelanggan PDAM Delta Tirta Kecamatan Buduran Sidoarjo, Mulyadi mengatakan jaringan air di wilayahnya beberapa kali bocor. Pemerintah kabupaten perlu mengganti jaringan yang lama dengan jaringa pipa yang baru.
“Kami sudah melaporkan kalau terjadi kebocoran, tapi tindak lanjut dari pihak PDAM lamban,” tuturnya.