Penyebab buang air besar tidak lancar dan cara mengatasinya
Buang air besar tidak lancar konstipasi merupakan kondisi ketika frekuensi buang air besar (BAB) menjadi lebih jarang daripada biasanya atau kurang dari 3 kali dalam seminggu. Kondisi seperti ini menyebabkan feses kering dan keras sehingga sulit untuk dikeluarkan dari dalam tubuh.
Kondisi buang air besar tidak lancar terjadi ketika feses melewati usus besar lebih lambat dari biasanya. Ini membuat usus besar mempunyai lebih banyak waktu untuk menyerap air yang terkandung di dalam feses, sehingga feses menjadi kering, keras, dan akan sulit untuk dikeluarkan.

Penyebab buang air besar tidak lancar
Masalah buang air besar tidak lancar bisa dialami oleh siapa saja, namun kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita dan lansia.
Penyebab buang air besar tidak lancar
Berikut adalah penyebab buang air besar tidak lancar yang kami dapat dari berbagai sumber:
- Kurang mengonsumsi makanan berserat
Kekurangan asupan makanan berserat menjadi penyebab utama Anda mengalami buang air besar tidak lancar. Serat adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk membuat feses menjadi lembut dan berukuran lebih besar.
Ketika tubuh kekurangan serat, proses pencernaan akan terganggu sehingga menyebabkan feses menjadi keras dan sulit untuk dikeluarkan.
Selain asupan serat yang tidak tercukupi, buang air besar tidak lancar juga bisa disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman berikut ini:
- Makanan yang tinggi akan kandungan lemak
- Makanan yang mengandung gluten
- Minuman berkafein dan beralkohol
- Produk olahan susu
- Kurang berolahraga
Kurang melakukan olahraga juga bisa menjadi penyebab buang air besar tidak lancar. Ketika Anda sedang berolahraga dapat merangsang gerak peristaltik di usus. Ketika sedang tidak berolahraga atau malas olahraga, gerak peristaltik akan melemah sehingga membuat feses berada lebih lama di usus besar. Lamanya gerak peristaltik ini menyebabkan feses menjadi keras dan sulit untuk dikeluarkan.
- Terlalu lama menahan BAB
Terlalu lama menahan keinginan untuk BAB juga bisa menjadi penyebab buang air besar tidak lancar. Semakin lama Anda menunda BAB, semakin mengering dan mengeras feses yang sudah berada di usus, hingga akhirnya sulit untuk dikeluarkan.
- Mengonsumsi obat – obatan tertentu
Penyebab buang air besar tidak lancar lainnya adalah konsumsi obat – obatan tertentu. Beberapa obat yang diketahui dapat menyebabkan buang air besar tidak lancar adalah obat diuretik, antasida, antidepresan, antikejang, antihipertensi, dan suplemen zat besi.
Selain itu, terlalu sering mengonsumsi obat pencahar juga bisa membuat Anda susah buang air besar.
- Memiliki kondisi medis tertentu
Buang air besar tidak lancar juga bisa menjadi tanda dari penyakit tertentu, seperti irritable bowl syndrome (IBS), penyakit Celiac, polip usus, diabetes, hipotirodisme, hiperkalsemia, kanker usus besar, penyakit Parkinson, dan multiple sclerosis.
Cara mengatasi buang air besar tidak lancar
Buang air besar tidak lancar yang masih tergolong ringan dan sedang pada umumnya bisa diatasi dengan perawatan mandiri di rumah. Berikut adalah cara mengatasi buang air besar tidak lancar yang bisa Anda terapkan di rumah:
- Memenuhi kebutuhan serat
Serat memainkan peran penting dalam memperlancar pencernaan, termasuk mencegah terjadinya buang air besar tidak lancar. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan serat setiap hari.
Pria idealnya mengonsumsi 30 – 37 gram serat setiap hari, sementara wanita mengonsumsi sekitar 22 samapi 32 gram serat per hari. Beberapa pilihan makanan yang tinggi akan kandungan serat adalah:
- Buah – buahan, seperti apel, jeruk, pir, stroberi, dan pisang
- Sayuran, seperti brokoli, kubis, jagung, dan wortel
- Biji – bijian
- Kacang – kacangan
- Tidak menunda ke toilet
Jika keinginan untuk buang air besar telah muncul, Anda harus bergegas ke toilet. Hindari menahan atau menunda BAB sebab akan menyebabkan buang air besar tidak lancar.
- Banyak minum air
Selain memenuhi kebutuhan serat, Anda juga harus banyak mengonsumsi air untuk mengatasi BAB tidak lancar. Pastikan Anda mengonsumsi air minimal 8 gelas sehari. Selain itu, hindari minuman yang mengandung kafein dan beralkohol karena bisa menyebabkan dehidrasi.
- Rutin berolahraga
Selain beberapa cara di atas, melakukan olahraga secara rutin minimal 30 menit setiap hari juga bisa Anda kerjakan sebagai cara melancarkan buang air besar.
Rutin olahraga bisa mempersingkat waktu feses melewati usus besar, sehingga penyerapan air yang ada di dalam feses tidak terjadi secara berlebih. Dengan demikian, feses lebih gampang dikeluarkan dari tubuh sebab tidak terlalu keras.
Selain itu juga, rutin berolahraga dapat membantu menstimulasi gerak peristaltik di usus supaya makanan bisa diproses dengan lebih baik.
Apabila buang air besar Anda tidak lancar dan tidak kunjung membaik setelah Anda melakukan berbagai cara di atas, jangan ragu untuk mengkonsultasikannya ke dokter. Terlebih, jika buang air besar tidak lancar berlangsung lebih dari tiga minggu atau disertai dengan keluhan lain, seperti nyeri hebat ketika BAB, buang air besar berdarah, dan kehilangan berat badan drastis secara tiba – tiba.