Penyebab feses mengambang apakah bahaya?
Tinja atau feses umumnya tenggelam sebab strukturnya lebih padat daripada air. Jika sesekali Anda mengamati feses mengambang, Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal ini. Tetapi, jika Anda mengamati bahwa feses lebih sering mengapung daripada tenggelam ke dalam kloset, Anda perlu mengevaluasi kembali kondisi tubuh Anda. Pasalnya feses yang mengambang bisa mengindikasikan adanya kondisi medis atau diet yang salah.
Pada artikel kali ini, Anda akan disuguhi informasi tentang beberapa penyebab feses mengambang tidak mau masuk kedalam saluran kloset.

Penyebab feses mengambang
Penyebab feses mengambang di kloset
Berikut adalah beberapa penyebab paling umum mengapa feses mengambang di kloset dan tidak bisa tengelam meski sudah di bilas berkali – kali.
- Terlalu banyak gas dalam perut
Ketika seseorang diet tinggi serat bisa menyebabkan peningkatan fermentasi bakteri selama pencernaan, yang kemudian menghasilkan lebih banyak udara, yang bisa terjebak didalam tinja dan menyebabkannya mengapung. Karenanya, orang yang baru menerapkan diet tinggi serat biasanya akan mengamati jika feses mereka mengapung.
Banyak jenis makanan berserat tinggi seperti kacang – kacangan, kubis brussel, kembang kol, dan brokoli, juga menyebabkan perut memproduksi lebih banyak gas biasanya Anda akan sering kentut. Jika selain feses mengambang Anda juga akan mengalami perut kembung, artinya penyebab feses mengambang ini disebabkan oleh banyaknya gas dalam perut. Selain itu, jika Anda sedang menjalani diset serat tinggi serat, Anda bisa meningkatkan asupan serat secara perlahan untuk menghindari berbagai masalah pencernaan.
- Malabsorbsi
Malabsorbsi bisa terjadi ketika tinja melewati usus terlalu cepat, seperti saat Anda sedang mengalami diare. Ini juga dapat terjadi ketika tubuh tidak memproses dan menyerap nutrisi dengan benar. Jika Anda mengalami malabsorpsi yang parah, feses yang mengambang mungkin juga disertai bau yang kuat dan tampak berminyak.
- Infeksi perut
Penyebab feses mengambang umum lainnya dari malabsorbsi yaitu infeksi saluran gastrointestinal. Masalah satu ini bisa disebabkan oleh ifeksi virus atau bakteri. Infeksi umumnya bisa hilang tanpa pengobatan apapun. Infeksi yang lebih serius umumnya berasal dari bakteri salmonella, E.coli, atau parasit. Jika terjadi infeksi ini Anda memerlukan perawatan dari tenaga profesional medis.
- Intoleransi laktosa
Intoleransi laktosa ialah ketidakmampuan tubuh untuk mencerna laktosa, suatu bentuk gula yang ditemukan dalam produk susu. Jika orang yang memiliki intoleransi laktosa mengonsumsi produk susu, ini akan menyebabkan feses mengambang. Minum produk susu saat Anda memiliki intoleransi laktosa dapat menyebabkan terbentuknya gas di tinja dan diare. Hal ini juga dapat menyebabkan malabsorpsi nutrisi.
- Masalah dengan pankreas
Sejumlah masalah pada pankreas dapat menyebabkan tinja berlemak karena malabsorpsi lemak. Malabsorpsi dapat terjadi saat enzim pankreas atau empedu tidak berjalan dalam jumlah yang cukup ke usus kecil.
Hasilnya adalah feses menjadi berlemak yang mengapung dan sulit untuk disiram. Kotoran juga menjadi berwarna putih atau sangat pucat. Selain itu, masalah pada pankreas juga mungkin menyebabkan urine menjadi sangat gelap tidak seperti urine biasanya.
Kotoran mengambang dan pucat juga bisa terjadi akibat kanker pankreas atau pankreatitis. Pankreatitis adalah peradangan pada pankreas, yang dapat menyebabkan rasa sakit di perut bagian atas yang juga dapat menyebar ke punggung. Selain itu, gejala lain dari pankreasitis di antaranya:
- Demam
- Detak jantung cepat
- Mual
- Muntah
- Perut bengkak.
- Fibrosis kistik
Fibrosis kistik ialah kondisi kronis bawaan yang menyebabkan produksi lendir kental dan lengket berlebih di paru – paru dan saluran pencernaan. Kelebihan lendir yang salah satunya terjadi di saluran pankreas ini mencegah nutrisi terserap dengan tepat dan menyebabkan feses mengambang.
Sayangnya, fibrosis kistik bukanlah kondisi yang dapat diobati. Namun, konsumsi obat – obatan dapat mengurangi gejala fibrosis kistik, termasuk feses mengambang.
Jika Anda mendapati feses mengambang ketika buang air besar tetapi tidak disertai gejala lain, Anda tidak perlu panik sebab ini kemungkinan hanya disebabkan oleh diet. Cobalah mencatat makanan yang Anda makan, perubahan pada perut, dan perhatikan kapan Anda memiliki feses yang mengambang. Hal ini bisa membantu Anda mengidentifikasi makanan apa saja yang menyebabkan tinja mengambang.