Alasan pintu toilet umum tidak tertutup sampai bawah
Mungkin Anda pernah melihat pintu toilet umum dibeberapa tempat, baik di sekolahan, gedung perkantoran, restoran, maupun di mall. Sebagaian besar pintu toilet, terutama di mall tidak sampai bawah.
Selalu ada jarak antara daun pintu dengan lantai. Pernakah Anda dalam hati bertanya kenapa di toilet umum yang menggunakan toilet cubicle atau cubicle toilet tidak menggunakan pintu yang benar full tertutup sampai ke bagian bawah?

Pintu toilet umum tidak tertutup sampai bawah
Kondisi pintu toilet umum tidak tertutup sampai bawah, ini dibuat bukan tanpa alasan. Apalagi bukan karena kurang bahan. Menurut laman Arsitektur.me, setidaknya ada beberapa penjelasan kenapa daun pintu toilet umum umumnya didesain tidak sampai rapat dengan lantai. Apa saja alasannya?
- Mudah dibersihkan
Petugas kebersihan selalu bersiaga di setiap toilet umum. Begitu ada pengunjung yang keluar dari salahsatu cubicle toilet, dengan sigap petugas tersebut membersihkan toilet yang dipakai.
Itu pula yang menjadi alasan kenapa pintu pada toilet umum tidak tertutup sepenuhnya. Ternyata salahsatunya agar petugas lebih mudah membersihkannya. Jika ada air yang memenuhi cubicle atau bilik toilet tersebut, maka dengan mudah dipel atau ditarik memakai karet untuk kemudian diarahkan ke lubang pembuangan.
- Mencegah aktivitas menyimpang
Mereka yang berniat jahat dan iseng selalu beraksi di mana saja. Tak jarang kamar mandi atau toilet umum menjadi salah satu lokasi tempat mereka beraksi.
Hal itu pula yang menyebabkan pintu pada toilet umum dibuat terbuka pada bagian bawah. Dengan harapan, mereka akan malu atau segan melakukan hal yang kurang patut.
- Sirkulasi udara berputar dengan baik
Sesuai dengan namanya, toilet umum tentu dipakai bermacam – macam orang. Karena itu, kalau seluruh ruangan dibuat tertutup akan membuat suasana semakin pengab.
Dengan desain pintu kamar mandi terbuka dibagian bawah bertujuan agar pada bilik atau cubicle toilet ada sirkulasi udara. Hal itu membuat udara mudah berputar dan bebauan tidak menempel didalam.
- Jalur keluar darurat
Kondisi pintu yang dibuat terbuka pada bagian bawah ternyata ada fungsi keamanannya. Misalnya, kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Anda bisa menjadikan celah itu sebagai jalur keluar darurat.
- Menghemat biaya
Setiap Toilet umum biasanya terdiri dari beberapa cubicle atau bilik toilet. Jika semua bilik dibuat dengan pintu penuh, tentu akan memakan biaya yang lebih mahal.
Oleh karena itu, desainer membuat desain pintu toilet terbuka pada bagian bawah. Bahkan dibeberapa tempat, ada pula yang bagian atasnya juga terbuka. Dengan begitu, biaya pembuatannya tentu lebih hemat.
- Lebih mudah terdeteksi
Dengan pintu toilet yang tidak tertutup sampai lantai, Anda bisa cepat tahu apakah disalahsatu partisi toilet atau bilik toilet sudah ada orang didalamnya atau belum.
Yang lebih penting lagi, kalau ada seseorang yang pingsan atau memiliki masalah kesehatan yang membuatnya tidak sadarkan diri, akan lebih mudah terdeteksi melalui celah pintu bagian bawah dan bisa lebih cepat mendapat pertolongan.
Nah, itulah pembahasan mengenai alasan pintu toilet umum tidak tertutup sampai bawah. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan refrensi Anda. Baca juga artikel menarik lainnya pada website ini!