Yuk cari tahu bagaimana cara instalasi air kotor dalam rumah!
Setiap rumah membutuhkan air khususnya untuk penggunaan domestik seperti mencuci piring, mencuci baju, memasak dan mandi. Oleh karena itu sebagai empunya rumah Anda harus membuat instalasi saluran air yang baik agar semua aktivitas bisa berjalan dengan lancar. Ingat, ini berlaku tak hanya untuk instalasi air bersih, namun juga instalasi air kotor.
Instalasi saluran air kotor adalah instalasi yang tidak boleh diabaikan. Seperti namanya, saluran ini membawa limbah kotoran menuju ke tempat penampungan. Sayangnya seringkali ketika membangun rumah, seseorang hanya fokus terhadap instalasi air bersih. Padahal instalasi saluran air kotor yang asal – asalan bisa menimbulkan banyak masalah khususnya bagi kesehatan lho.
Lebih lengkap terkait instalasi saluran air kotor bisa simak ulasannya dibawah ini.
Apa yang dimaksud dengan air kotor?
Sebelum membahas lebih jauh terkait cara instalasi air kotor di dalam rumah, perlu kita ketahui terlebih dulu apa yang dimaksud dengan air kotor.
Air kotor atau yang dikenal dengan istilah black water merupakan istilah untuk limbah buangan. Air atau limbah buangan yang terdapat di kawasan tempat tinggal dibedakan menjadi beberapa jenis tergantung kemana air tersebut akan dibuang. Adapun limbah ini tak hanya mencakup limbah cair namun juga limbah padat.
Sebagaimana namanya, limbah buangan ini memiliki ciri fisik warna yang gelap atau keruh. Nah, didalamnya mengandung banyak komponen yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan, seperti virus, cacing, bakteri, materi organik, mikroba dan sebagainya. Air kotor tidak bisa langsung dimanfaatkan atau digunakan dalam kehidupan sehari – hari karena tidak memenuhi persyaratan fisik. Artinya jika ingin dimanfaatkan maka butuh pengolahan yang baik.
Adapun limbah buangan ini umumnya berupa limbah biologis cair seperti air kencing dan tinja. Namun tak hanya itu, limbah buangan lain seperti limbah dapur (sisa makanan dan minuman yang mengandung lemak), limbah air sabun bekas mencuci ataupun mandi serta air dari saluran hujan juga masuk kategori air kotor atau black water. Nah, agar limbah tersebut tidak merusak lingkungan sekitar, maka dibutuhkan penanganan khusus. Atau bisa juga dibuang langsung ke saluran perkotaan (kecuali limbah seperti tinja dan air kencing).
Bagaimana dengan limbah air kotor yang berasal dari toilet? Untuk limbah ini, pembuangannya langsung diarahkan ke septic tank. Biasanya setiap bangunan memilikinya paling tidak satu. Selanjutnya limbah dari toilet ini akan dimasukkan dalam tangki resapan serta over flow yang kemudian diarahkan ke saluran yang terdekat.
Lantas bagaimana teknisnya?
Cara instalasi air kotor
Seperti yang diulas diatas, karena limbah air kotor terbagi menjadi beberapa jenis, maka instalasinya juga berbeda karena penanganannya yang berbeda pula. Misalnya limbah yang berasal dari pipa pembuangan tempat cuci piring, pipa pembuangan cucian baju, pipa pembuangan kamar mandi akan dialirkan kedalam riol atau saluran kota. Jika tidak ada maka terlebih dulu ditampung dalam instalasi saluran air kotor.
Sedangkan untuk sistem pembuangan air hujan biasanya menggunakan instalasi terpisah dari air bekas dan air kotor. Sebab jika dicampur seringkali terjadi penyumbatan yang membuat air mengalir masuk ke dalam plumbing terendah. Dan untuk pipa pembuangan kloset ke septic tank akan dialirkan ke dalam septic tank.
Nah, ketika berbicara terkait dengan instalasi saluran air kotor, Anda juga harus memahami proses penyerapan limbah. Sederhananya ada 2 proses utama untuk menangani black water yakni mekanik dan biologis.
Proses mekanik yakni proses penyaringan. Artinya, air kotor melewati proses penyaringan yang terdiri dari pembersihan sampah, pemisahan, pengendapan, anaerob, pengeringan dan terakhir pembuangan. Kedua adalah proses biologis yang memanfaatkan proses netralisasi cairan dengan asam serta O2. Proses ini akan menghasilkan oksidasi seperti pengolahan endapan aktif, aerasi serta pemusnahan bakteri, kuman dan sebagainya menggunakan zat kaporit.
Jenis pipa yang digunakan untuk instalasi air kotor
Dipasaran Anda akan menemukan banyak jenis pipa. Nah, untuk instalasi saluran air kotor jenis pipa yang digunakan umumnya empat. Pertama pipa PVC khusus air limbah (biasanya berwarna coklat), kedua pipa PVC karena memiliki tingkat ketahanan yang cukup tinggi, pipa silent yang seringkali digunakan untuk bangunan rumah yang tidak menyukai saluran yang berisik, dan keempat adalah pipa astolan yang tahan dengan suhu tinggi.
Sedangkan berdasarkan ukurannya terdapat 3 jenis pipa yakni 4 inchi, 3 inchi, dan 2 inchi. Berikut pemasangan pipa berdasarkan ukurannya:
- Pipa air 4 inchi digunakan untuk pipa pembuangan limbah padat. Pipa dengan ukuran ini umumnya langsung menuju septic tank.
- Pipa air 3 inchi biasanya menggunakan P Trap guna mencegah bau dari limbah cair. Disarankan untuk pemasangan pipa ini untuk memperhatikan elevasi.
- Pipa air 2 inchi umumnya digunakan sebagai support material pada wastafel yang nantinya akan disambungkan lagi dengan pipa ukuran 3 inchi. Karena menggunakan 2 jenis ukuran pipa, maka untuk mengubahnya gunakan reducer 3×2 inchi untuk mengubahnya dari ukuran 3 inchi ke ukuran 2 inchi.
Instalasi saluran air yang benar akan membuat semua aliran air kotor masuk ke pembuangan. Ingat, sistem gravitasi air yakni mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah sehingga pastikan saluran umum letaknya lebih rendah.
Sekian informasi terkait dengan instalasi air kotor. Bagi Anda yang masih belum memahami terkait instalasi saluran air kotor, hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut. Memasang saluran air kotor bukanlah hal yang sepele. Jadi pastikan untuk berkonsultasi dengan baik sebelum memasangnya.