Cara mengatasi air sumur konvensional kering

Cara mengatasi air sumur konvensional kering

Cara mengatasi air sumur konvensional kering, hal ini terjadi biasanya saat musim kemarau tiba yang biasanya sumber air yang ada disumur akan mengalami kekeringan. Sumber air yang digunakan masyarakat ada yang berasal dari sumur bor, sumur konvensional dan air PAM.

Sumur konvensional yang lebih dikenal dengan sumur timba, adalah sumur dengan sumber air yang diperoleh dengan cara menggali tanah dengan cara manual sampai mendapatkan sumber air yang banyak, bersih dan bisa dikonsumsi. Di sekeliling sumur konvensional ini dipasangi buis beton sebagai pelindung agar tanah yang sudah digali tidak runtuh kebawah menutupi sumber air. Untuk mengambil air yang berada di dalam sumur bisa menggunakan timba katrol sederhana, pompa air atau jet pump.

Cara mengatasi air sumur konvensional kering

Cara mengatasi air sumur konvensional kering

Salah satu kekurangan sumur konvensional, saat musim kemarau yang panjang sumur konvensional bisa mengalami debit air menurun dan yang sampai parahnya bisa kering kalau sudah begitu sumur konvensional kemungkinan besar sudah tidak bisa digunakan lagi, kecuali harus diperbaiki.

Ada beberapa cara memperbaiki sumur konvensional yang kering diantaranya :

  1. Sol sumur

Merupakan tindakan cepat untuk mengatasi sumur konvensional kering, dengan cara menambah kedalaman dengan digali lagi secara manual sampai mendapakan sumber air yang melimpah, setelah itu dipasangi buis beton sebagi dinding tentunya diameter lebih kecil dari buis beton sebelumnya agar bisa masuk. Untuk mengambil airnya sendiri bisa di timba dengan katrol atau disedot menggunakan pompa air.

  1. Sumur suntik

Ini dia cara yang sekarang di gunakan banyak kalayak ramai untuk mengatasi sumur konvensional atau sumur timba mereka yang kering. Dengan cara menambahkan kedalaman sumur dengan mengunakan pipa pralon yang kedalamannya bisa lebih dalam dari pada sol sumur. Namun pengambilan airnya harus menggunaka mesin pompa air.

Kenapa ya sumur konvensional atau sumur timba debit airnya bisa menurun atau lebih parahnya lagi kering di musim kemarau.

Beberapa hal penyebab air tanah menjadi kering tidak keluar air saat musim kemarau :
  1. Kurangnya daerah resapan air

Air hujan yang meresap kedalam tanah merupakan salah satu sumber air bawah tanah. Jika di suatu wilayah terdapat banyak bangunan akibatnya tidak memiliki ruangan terbuka hijau yang memadai, ditambah lagi dengan kondisi lingkungan yang permukaan tanahnya tertutup batu, beton, aspal, semen dan lain sebagainya, maka air hujan akan sulit meresap kedalam tanah. Masalah ini bisa diatasi dengan membuat lubang biopori yang membantu menampung air hujan dan air lainnya dalam jumlah tertentu agar bisa terserap kedalam tanah dan tidak langsung mengalir ke selokan. Jika air yang masuk ke dalam tanah sedikit, maka cadangan air tanah yang ada di dalam tanah bisa menipis.

  1. Pengambilan air bawah tanah yang berlebihan

Penyebab air sumur konvensional kering selanjutnya disebabkan oleh pengambilan air bawah tanah yang berlebihan. Air yang disedot melalui pompa air bertenaga listrik dalam jumlah yang terlalu banyak bisa membuat air tanah menjadi terus berkurang dari waktu ke waktu hingga akhirnya tidak ada lagi air yang bisa disedot oleh pompa air. Akan sangat terasa sekali pada saat musim kemarau yang minim pasokan air hujan. Daerah pemukiman padat penduduk sangat memungkinkan air yang ada di bawah tanah cepat habis karena setiap rumah melakukan penyedotan air bersih bawah tanah bisa lebih dari satu meter kubik dalam sehari.

  1. Jauh dari sumber air permukaan

Daerah yang jauh dari sumber air di atas permukaan tanah bisa saja mudah mengalamai air tanah kering saat lama tidak mendapatkan air hujan. Pemanfaatan air tanah yang berlebihan juga menjadi salah satu penyebab mudahnya sumur-sumur air bawah tanah mengering di saat musim kemarau yang panjang serta kurangnya peresapan air hujan ke dalam tanah. Jika di sekitar daerah tersebut terdapat sungai, danau, waduk dan semacamnya maka pasokan air bawah tanah bisa terbantu sehingga di saat musim kering, air tanah tidak ikut mengering secara signifikan.

  1. Sumur air bawah tanah yang kurang dalam

Dari waktu ke waktu ketinggian air dalam tanah bisa berkurang seiring dengan penambahan jumlah penggunaan air bersih yang berasal dari bawah tanah. Apalagi pada musim kemarau penambahan air di bawah tanah mengalami penurunan secara drastis, sehingga salah satu cara untuk mendapatkan air dalam tanah harus memperdalam kedalaman sumur. Jika Anda memperdalam kedalaman sumur maka juga harus disertai dengan penambahan pipa air bawah tanah, jika terlalu dalam maka Anda juga harus menganti pompa air yang sudah ada dengan pompa air yang memiliki tenaga dan daya hisap yang lebih besar.

Itulah bebrapa cara mengatasi air sumur konvensional kering yang bisa Anda praktikan sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat!

Posted in Tips & Trik and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *