Cara membuat septic tank yang baik

Pembuatan septic yang baik harusnya dilakukan dengan benar agar tidak mencemari lingkungan sekitar tempat tinggal.  Sebelum membuat septic tank upayakan terlebih dahulu perencanaan yang matang untuk pembuatannya. Sebab perencanaan yang baik hasilnya akan berdampak pada fungsi septic tank sebagai pembuangan limbah closet.

Pembuatan septic yang baik akan menjadikan lingkungan menjadi sehat dan terhindar dari pencemaran limbah closet yang sangat merugikan kesehatan. Banyak dampak buruk yang akan terjadi jika kita tidak memperhatikan pembuangan limbah closet dengan benar. Untuk itu septic tank sebaiknya dibuat dengan perencanaan yang baik.

 

Perencanaan Septic Tank

Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum pembuatan septic yang baik. Agar septic tank yang dibuat bermanfaat baik dan tidak menyebabkan pencemaran di lingkungan sekitar tempat tinggal.

  1. Septic tank

Penggunaan septic tank dapat digunakan secara individu atau bersama (komunal) yang dipakai oleh beberapa rumah di sekitar tempat tinggal dalam jangka waktu hingga 5 tahun, jika menggunakan bidang atau sumur resapan dan semua ini tergantung pada luas lahan yang ada.

Sedangkan untuk pemakaian lebih dari 5 rumah, maka bidang atau sumur resapan yang dibutuhkan akan memerlukan lahan yang luas. Namun hal ini masih dapat diatasi dengan membangun filter sebagai fungsi menggantikan bidang atau sumur resapan. Filter dibuat di tempat yang mudah untuk dikuras atau dibersihkan.

Perencanaan ukuran dan volume pembuatan septic yang baik dipengaruhi oleh :

Jumlah pemakaian dan waktu putaran proses pengurasan yang telah direncanakan. Banyaknya jumlah limbah kloset atau tahun yang masuk, kemudian dioleh septic tank. Ukuran septic tank ini dipengaruhi oleh jenis tanah, daya serap dan juga tinggi permukaan air tanah. Air pada septic tank harus diolah pada bidang resapan atau filter.

  1. Bidang Resapan atau Sumur Resapan

Untuk pembuatan septic yang baik, resapan atau sumur yang baik harus memperhatikan beberapa hal seperti, kontruksi dan ukuran yang tergantung tinggi permukaan air tanah serta jenis tanah. Untuk jarak resapan dan sumber air bersih sebaiknya berjarak > 10 meter dan maksimal untuk pembuangan 5 rumah saja.

  1. Resapan air kotor dan rembesan

Pembuatan septic yang baik  ada tempat rembesan yakni, lubang yang berada di dekat septic tank, berfungsi untuk  mendapatkan aliran air limbah dari septic tank. Konstruksi perembesan terdiri dari lapisan bermacam bahan.

Bahannya mulai dari pasir, ditaruh ijuk di atasnya, dan kemudian dipasangkan kerikil atau split kemudian, dipasang lagi ijuk di atasnya lalu, diberi pasangan batu karang berongga lalu, diberi ijuk lagi ditambah pasir dan seterusnya, yang harus diperhatikan adalah sekeliling lubang harus diberi ijuk.

Pipa paralon yang di dalam rembesan harus diberi lubang  sekitar 2 ½ cm untuk memudahkan proses penyebaran air limbah dari rembesan septic tank. Jika anda berkeinginan memasang jet pump sebaiknya, dipasang berjarak lebih dari 10 meter dari septic tank dan rembesan, supaya terhindar dari infiltrasi air limbah pada rembesan.

  1. Bak Kontrol

Bak kontrol merupakan bak kecil yang dipasang diantara 2 saluran air kotor, yang gunanya sebagai pengontrol jika saluran air kotor mengalami hambatan atau genangan air yang tak diinginkan. Bak kontrol sebaiknya ditutup memakai cor beton tulang dan dilengkapi besi pegangan agar dapat dibuka kapanpun diperlukan.

 

Cara Membuat Septic Tank Yang Baik dan Benar

Pembuatan septic yang baik, dasar pembuatan bak kontrol sebaiknya lebih dalam yang bertujuan supaya endapan yang terjadi di sana akan mudah untuk dibersihkan. Penempatan bak kontrol juga bisa diletakkan pada penutup septic tank, gunanya sebagai pengontrol dan juga mampu menginput slang pada proses penyedotan air limbah pada septic tank.

Septic tank hanya dapat menerima buangan closet saja, bukan pembuangan air bekas mandi dan cuci. Pengurasan pada septic tank dilakukan setiap 3 tahun sekali. Tidak membuang bahan berbahaya kimia ke dalam septic tank, karbol atau pembersih lantai, seperti insektisida, bleaching atau pemutih pakaian.

Lumpur kotor hasil pengurasan septic tank berbahaya untuk manusia, hewan,  dan lingkungan. Pengurasan septic tank sebaiknya dilakukan oleh ahli penguras septic tank yang memenuhi standar. Lumpur kotor hasil pengurasan tidak boleh dibuang ke aliran sungai, tempat terbuka, tapi harus dibuang pada tempat menampung lumpur kotor misal Instalasi IPLT.

Posted in Tips & Trik and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *