Cara pembuatan septic tank dengan batu bata

Cara pembuatan septic tank dengan batu bata

Cara pembuatan septic tank dengan batu bata yang baik merupakan hal wajib yang harus dilakukukan oleh pemilik bangunan baik itu perumahan, apartemen, hotel, perkantoran, dan sebagainya. Selain itu, septic tank menjadi bagian yang penting sebagai tempat untuk menampung kotaran yang berasal dari kloset. Selain itu, septic tank juga berfungsi sebagai peresapan kotoran agar bisa meresap ke tanah, dan juga mencegah aroma tidak sedap yang berasal dari kotoran manusia.

Cara pembuatan septic tank dengan batu bata

Cara pembuatan septic tank dengan batu bata

Jenis septic tank

Tahukah Anda jika septic tank mempunyai beberapa jenis, akan tetapi ada tigs jenis yang direkomendasikan karena dianggap lebih aman serta sering digunakan, yaitu:

  1. Septic tank dari batu bata

Jenis yang pertama yaitu septic tank yang terbuat dari batu bata, septic tank ini merupakan septic tank yang sering di gunakan oleh banyak orang, di karenakan kelebihanya di banding dengan jenis septic tank lain. Bentukseptic tank ini berbentuk persegi dengan 2 sekat bisa juga lebih, di artikel kali ini akan kami bahas cara pembuatan septic tank jenis ini

  1. Septic tank dari buis beton

Yang kedua, yaitu septic tank buis beton. Untuk jenis septic tank jjenis ini bahan yang di pergunakan yaitu buis beton, yang banyak di jual di toko bangunan, untuk proses pembuatanya bisa di katakana lebih simple di banding septic tank dari batu bata. Karena pembuatannya cukup dengan mengali tanah dan selanjutnya tinggal memasukan buis beton ke dalam lubang yang telah di buat. Untuk septic tank jenis ini system kerjanya sama dengan septic tank batu bata, yaitu ada bagian pertama yang berisi kotoran padat dan bagian kedua yang berisi limbah cair.

  1. Septic tank Bio

Untuk septic tank jenis ini adalah septic tank yang lebih modern dari kedua jenis septic tank di atas. Septic tank bio ini terbuat dari bahan plastic atau fiber. Untuk pemasangannya sangat mudah. Tetapi yang menggunakan septic tank jenis ini masih sedikit.

Proses pembuatan septic tank dengan batu bata

Setelah Anda mengetahui jenis septic tank, berikut ini Kami jelaskan cara pembuatan septic tank dengan batu bata dengan cara yang mudah, aman, serta tidak akan mencemari lingkungan.

  1. Menentukan ukuran septic tank serta pipa pembuangan
    Cara pembuatan septic tank dengan batu bata yang pertama yaitu Anda tentukan ukuran septic tank yang akan dibuat, Sebaiknya ukuran tersebut disesuaikan dengan jumlah penghuni rumah. Jika jumlah penghuni rumah banyak maka buatlah septic tank dengan ukuran yang besar, Hal ini bertujuan agar septic tank bisa tahan lama serta tidak cepat penuh.
    Selanjutnya, Anda buat ukuran pipa yang digunakan untuk pembuangan kotoran dari WC dengan ukuran diameter yang besar yaitu sekitar 4 inchi, atau lebih malah semakin baik. Jangan banyak memakai elbow atau banyak belokan, sehingga kotoran bisa mengalir tanpa hambatan dan lancar. Selain itu, pipa pembuangan juga harus mempunyai kemiringan sehingga kotoran dapat mengalir menuju septic tank saat disiram dengan air.
  2. Menyediakan saluran udara
    Yang kedua, Anda harus menyediakan saluran udara agar septic tank tidak meledak sehingga ketika cairan maupun air resapan sudah penuh bisa mengalir keluar. Hal itu berguna agar mengurangi tekanan udara jika tersumbat.
  3. Membuat galian tanah
    yang ketiga yaitu membuat galian tanah. Anda bisa membuat galian tanah dengan kedalaman 1,5 m, panjangnya 2,2 m, dan lebarnya 1,3 m. Galian tersebut haruslah tegak lurus agar memudahkan Anda pada saat membuat dinding dengan batu bata.
    Apabila saat menggali keluar air sangat deras, Anda bisa membuang air tersebut menggunakan ember agar tidak mengalami kesulitan pada saat menggali.
  4. Memasang batu bata
    Selanjutnya yaitu memasang batu bata. Ketika sudah selesai menggali, pasang batu bata menjadi dinding septic tank. Cara pemasangan batu bata menjadi dinding septic tank hampir sama dengan membuat dinding rumah.
    Untuk bagian dasar, pasang bagian tersebut dengan pasangan 1 bata, beri alas menggunakan adukan pasir dan semen. Pasangan selanjuntya yaitu pola dengan setengah bata seperti pada saat membuat dinding rumah. Ukuran 2,2 m dibagi jadi 2 bagian sehingga akan ada beberapa penyekat.
    Ruang pertama berguna sebagai tempat untuk menampung limbah padat sedangkan ruang kedua berguna untuk menampung limbah cair. Kemudian, beri lubang kecil dibagian tengah penyekat supaya ada ruang resapan.
    Dinding serta lantai septic tank akan lebih baik jika diplester terkecuali ruangan resapan. Jika pemasangan batu bata telah selesai, sisakan kira-kira 12 cm dari bagian permukaan tanah untuk melakukan cor beton. Gunakan besi behel 5 batang dengan ukuran 8 mm, potong seukuran panjang dan lebar septic tank, bariskan serta susun dengan jarak sekitar 10 cm, lalu ikat menggunakan kawat.
  5. Melakukan pengecoran
    Siapkan papan di bagian atas dari pasangan bata kemudian letakkanlah anyaman besi yang tadi, tutuplah sisi luar menggunakan papan dengan ketebalan 10 cm. Kemudian lakukan pengecoran menggunakan pasir, semen, dan koral. Beri lubang pada ruang pembuangan limbah cair di bagian atas, lalu pasang tutup yang dibuat dari pipa PVC. Anda bisa membelinya di toko bangunan.
  6. Menyambung pipa limbah padat
    Cara pembuatan septic tank dengan batu bata yang terakhir yaitu sambung pipa yang digunakan untuk membuang limbah padat mulai dari kloset hingga septic tank. Lalu timbun menggunakan tanah.

Demikian cara pembuatan septic tank dengan batu bata yang mudah, aman, serta tidak menyebabkan pencemaran lingkungan. Setelah membaca artikel ini, diharapkan Anda sudah tidak bingung lagi bagaimana cara membuat septic tank dengan batu bata. Usahakan agar letak kloset lebih tinggi daripada septic tank sehingga kotoran bisa masuk ke septic tank dengan mudah.

Posted in Tips & Trik and tagged , .

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *