Ciri – ciri septic tank penuh

Ciri – ciri septic tank penuh yang bisa anda kenali

Jika Anda merupakan pengguna septic tank, maka Anda harus memastikan bahwa Anda mengenali ciri – ciri septic tank penuh. Kawasan hunian di area perkotaan mengandalkan sistem tangki septik (septic tank) untuk mengelola limbah rumah tangga dari toilet. Di negara maju, pemasangan sistem septik, tangki sudah tak lagi diizinkan. Namun, di Indonesia, tangki septik adalah sistem air limbah yang utama.

Ciri - ciri septic tank penuh

Ciri – ciri septic tank penuh

Kenali sistem septic tank

Sistem septic tank adalah kontainer pembuangan limbah primer. Air limbah rumah tangga yang dibuang dari toilet atau cucian disalurkan ke septic tank yang ditempatkan di bawah rumah. Tangki septik mengumpulkan air limbah dan memecah semua benda padat melalui proses pengendapan dengan metode anaerobik.

Kapasitas tangki akan berkurang seiring dengan pengumpulan limbah. Kotoran yang mengendap di dalam tangki dapat menimbulkan parasit dan mikroorganisme penyebab penyakit.  Disinilah pentingnya pembersihan tangki septik secara teratur. Rutin memompa tangki septic bertujuan untuk mengontrol limbah rumah tangga secara efisien dan aman untuk menghentikan berkembangnya penyakit.

Septic tank mengandalkan aktivitas enzimatis bakteri untuk menyerap limbah. Semua limbah dijatuhkan ke dasar tangki sebagai residu, sementara itu limbah cairan mengalir ke bagian pembuangan. Penumpukan tersebut sering berbenturan seiring pengoperasian rutin septic tank, kecuali jika limbah dipompa keluar saat tangki septik penuh.

Salah satu indikasi positif bahwa tangki septik perlu dikeluarkan adalah saat genangan air muncul di permukaan di atas tangki serta bidang pembuangannya. Septic tank yang penuh dapat membawa serpihan padat ke dalam bidang drainase, sehingga menyumbat saluran pembuangan. Air limbah bocor keluar dari tangki dan sambungan pipa di bidang drainase sehingga mengalir ke permukaan tanah dan lubang WC.

Ciri – ciri septic tank penuh

Masalah dengan septic tank tidak dapat dihindari, meskipun banyak pemilik rumah yang mungkin sangat enggan berurusan dengan tangki septik.  Padahal septic tank merupakan salah satu komponen vital dalam rumah dimana pemeliharaan rutin sangat diperlukan.

Meski tak terlihat, septic tank bermasalah dapat dideteksi melalui beberapa ciri. Ciri-ciri septic tank penuh adalah:

  • Limbah cairan meluap di atas sistem septik tank Anda.
  • Bau tidak sedap muncul dari WC atau tanah sekitar septic tank
  • Proses penyiraman toilet yang melambat.
  • Rerumputan di sekitar area septic tank terlihat subur, lebih hijau, dan lebih sehat.
  • Jika septic tank di bawah lantai, maka lantai terlihat basah atau berlumpur.

Tetapi, jika tanda-tanda tersebut tidak muncul, bukan berarti penghuni rumah bisa bersantai. Pastikan Anda  tetap memompa septic tank secara rutin. Hal ini untuk mencegah timbulnya penyakit. Apalagi jika di dalam rumah tersebut terdapat lebih dari lima orang penghuni rumah.  Tidak adanya tanda-tanda tersebut bisa jadi merupakan indikasi adanya kerusakan di dalam tangki septik.

Rutinitas pembersihan septic tank

Biasanya, septic tank untuk kawasan perumahan harus dilakukan pemompaan atau pengurassan rutin setiap dua hingga lima tahun sekali. Hal ini untuk menjamin sistem pembuangan dan pengolahan berfungsi dalam kondisi sempurna. Tapi, pompa septic tank mungkin diperlukan lebih teratur tergantung pada berapa liter tangki septik Anda dan berapa banyak orang di dalam rumah Anda.

Seiring waktu, biasanya septic tank rumah Anda bocor atau tersumbat. Pemompaan tangki septik secara rutin dapat mengurangi kemungkinan seperti di bawah ini:

  • Membasmi bau tak sedap.
  • Melancarkan saluran pembuangan serta mengurangi kans penyumbatan.
  • Mengurangi sekresi saluran pembuangan mentah.
  • Menghentikan kerusakan pada pompa dan saringan yang tersumbat.
  • Mencegah aliran air lambat dari toilet yang sulit menyiram dengan lancar.
Proses pemompaan septic tank

Pada umumnya, septic tank memiliki satu atau dua tangki yang terpasang pada sebuah pipa.  Pemasangan satu unit septic tank biasanya dimanfaatkan hingga sepuluh orang di dalam satu rumah. Semua jenis septic tank terdiri dari wadah drainase, yang menjadi saluran timbal. Kerusakan tangki septik biasanya mengindikasikan kerusakan pada wadah drainase.

Septic tank berfungsi untuk meregulasi masuknya lumpur serta lapisan residu.  Untuk itulah, pemilik rumah harus menyewa jasa profesional untuk menginspeksi apakah ada lapisan tanah, lumpur yang akan bercampur dengan residu, apabila terjadi kebocoran tangki.

Septic tank akan dikeringkan jika terlihat bahwa kadar lumpur dan limbah bercampur.  Jasa pemompaan septic tank akan memastikan bahwa tidak ada kerusakan pasca pemompaan.

Pemeliharaan septic tank

Penghuni rumah punya kontribusi besar dalam proses pemeliharaan septic tank. Sehingga, pemilik rumah harus pro aktif dalam melakukan pemeliharaannya, dibandingkan sekedar mengandalkan jasa sedot WC. Pemeliharaan yang tepat dapat bermanfaat dalam mengurangi kemungkinan meluapnya limbah serta masalah tangki septik.

Berikut adalah upaya mudah tetapi sangat bermanfaat untuk mengurangi frekuensi sedot WC dan juga mencegah adanya masalah penyumbatan:

  • Hindari menanam tanaman berakar tebal yang mengelilingi sistem tangki septik Anda.
  • Menyewa profesional dengan kualifikasi terbaik untuk memompa sistem.
  • Jangan membuang benda ke toilet.
  • Hemat air dengan menggunakan peralatan hemat energi, perbaiki keran yang bocor, dan perbaiki toilet yang berfungsi untuk menjaga sistem yang efektif.
  • Jangan gunakan elemen yang keras atau cat di saluran pembuangan.
  • Jangan biarkan cairan dengan kadar minyak tinggi masuk ke saluran pembuangan.

Jadi, jangan tunggu sampai ciri-ciri septic tank penuh untuk menyewa jasa sedot WC.  Tangki septik yang penuh dan tidak dapat lagi menampung limbah akan memunculkan air berwarna hitam di toilet.  Anda tidak ingin hal seperti ini terjadi, bukan?

Posted in Tips & Trik and tagged .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *